Maling Sasar Penjual Takjil di Lapangan Prawatasari

Penjual minuman takjil berbuka itu terpaksa harus merelakan telepon seluler miliknya yang digongol maling.

RADARCIANJUR.com -Ini bisa jadi peringatan yang membuat masyarakat agar lebih waspada. Pasalnya, pelaku tindak kejahatan dan kriminalitas pun semakin teran-terangan melakukan aksinya.

Seperti yang dialami Titiw (25). Penjual minuman takjil berbuka itu terpaksa harus merelakan telepon seluler miliknya yang digongol maling. Yang cukup mengejutkan, aksi itu dilakukan pelaku saat kondisi tengah ramai.

Titiw menyatakan, ia setiap hari berjualan es takjil dan beberapa menu takjil lain bersama rekannya, Soppi (24). Keduanya membuka lapak berjualan di sekitar Lapang Prawatasari, Joglo, Kelurahan Sawah Gede.

Titiw menceritakan, saat itu awalnya ada seorang laki-laki membeli lima es salad. Ia pun langsung meyiapkan pesanan laki-laki tersebut.

“Nah, HP saya simpan dekat tempat penyajian. Biasanya memang disitu,” terang Titiw, Senin (26/4).

Akan tetapi, setelah pesanan selesai ia buat dan laki-laki tersebut pergi, dirinya baru menyadari bahwa telepon selularnya sudah raib dibawa kabur oleh pelaku dengan santainya.

“Saya baru sadar hp saya hilang, pas pelaku udah pergi. Saking sibuknya nyiapin dagangan saya,” katanya.

Sementara, Soppi menambahkan, laki-laki pembeli itu memiliki permintaan cukup tak biasa saat memesan. Sebab, ia meminta lima es buah pesanannya itu dibungkus menggunakan dus, bukan kantong plastik.

“Dia maunya lima itu dibungkus pakai dus. Rekan saya akhirnya terpaksa keluar dulu membeli dus. Mungkin saat itu pelaku mengambil telepon selular,” ungkapnya.

Hal janggal lainnya adalah, si pembeli tersebut terlihat terburu-buru. “Orang itu bilangnya mau ke puncak. Agak buru-buru. Saya sudah tawarkan dibungkus pakai kantong plastik, tapi dia tetap minta pakai dus,” bebernya.

Mengetahui telepon selularnya raib, Titiw pun histeris. “Orang-orang banyak yang datang. Soalnya kan emang lagi ramai. Enggak bisa dikejar orangnya sudah jauh,” tandasnya.(cr1)