Januari Hingga Akhir April Sudah Ada 39 Kebakaran di Cianjur

TERBAKAR: Petugas Damkar Cianjur tengah berupaya melakukan pemadaman api yang melahap dua toko di Pasar Induk Cianjur. (Foto Damkar Cianjur For Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com– Musibah bencana kebakaran di Kabupaten Cianjur dalam beberapa waktu terakhir sering terjadi. Belum lama ini, dua toko di Pasar Induk Cianjur (PIC) terbakar dan tempat pembuat kas yang berbahan dasar kayu pun turut terbakar. Rata-rata, kejadian kebakaran terjadi diduga diakibatkan konsleting arus listrik.

Dalam arsip Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cianjur, periode Januari 2021 hingga bulan ini tercatat sudah 39 bencana kebakaran terjadi di Kabupaten Cianjur dengan rata-rata bisa tertangani hingga padam.

Kasi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Kabupaten Cianjur, H Arief Rachman membenarkan mengenai musibah kebakaran yang terjadi di Cianjur kebanyakan dari kosleting listrik.

“Ini kebanyakan orang bilang dengan menjadikan rata-ratanya dari arus pendek listrik, kemudian ada hal-hal yang lain seperti dari kompor gas dan lain sebagainya termasuk itu,” ujarnya.

Lanjutnya, masyarakat sangat penting memiliki nomor telepon Damkar. Pasalnya, apabila terjadi kebakaran, masyarakat bisa langsung menelpon Damkar dan Damkar bisa langsung terjun ke lokasi untuk memadamkan api.

“Saat ini anggota tetap siaga dalam arti dimanapun titik kejadian tentang kebakaran yang merupakan salah satu yang penting untuk di ditanggapi oleh Damkar,” tuturnya.

Pria yang kerap disapa Om Atep ini pun mengimbau kepada masyarakat Cianjur agar tetap waspada terhadap kebakaran. Khususnya saat mengosongkan rumah agar memeriksa kembali kondisi rumah seperti listri dan tabung gas atau kompor.

“Kami mengimbau kepada masyarakat Cianjur agar tetap berhati-hati waktu meninggalkan rumah atau mengosongkan rumah itu seperti apa, lihat dulu sekeliling, untuk mengantisipasi kejadian jangan sampai terjadi kebakaran akibat konsleting listrik,” tutupnya. (kim)