Pelaku Pembakar Kekasih di Cianjur Harus Diperiksa Kejiwaan

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com– Pelaku pembakar ID gadis berusia 22 tahun di Kampung Puncak Bayuning Desa Karangwangi Kecamatan Cidaun yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri yakni DB, saat ini tengah dalam pengejaran aparat penegak hukum (APH). Saat ini, ID tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikit (RSHS) Bandung untuk mengobati luka bakar yang cukup parah di sekujur tubuh.

Melihat kasus tersebut, Kriminolog Universitas Suryakancana (Unsur) Kabupaten Cianjur, Kuswandi menilai, kejahatan tersebut bisa dilatar belakangi berbagai faktor seperti kejiwaan atau psikologis. Namun, perlu ditelusuri lebih lanjut oleh pihak penyelidik.

“Sudah barang tentu untuk menentukan memiliki gangguan jiwa atau tidak harus ada keterangan dari medis. Namun hal tersebut sudah masuk dalam tindak pidana, sehingga harus ditindaklanjuti penegak hukum,” ujarnya.

Lanjutnya, kejahatan tersebut harus didukung dengan keterangan ahli yakni ahli kejiwaan karena bagian dari pertimbangan penyidik. Sehingga penetapan hukuman pun bisa ditentukan.

Ia menambahkan, tindakan tersebut cukup sadis. Untuk mengenai berencana atau tidak penganiayaan tersebut, hal tesrebut ditentukan oleh penyidik yang melakukan pemeriksaan terhadap tersangka nantinya.

“Kalau terencana atau tidak, itu harus didalami juga, karena tidak bisa begitu saja ditentukan. Nanti biar penyidik yang menetapkan hukuman untuk tersangka. Yang jelas itu sangat sadis sekali,” tegasnya. (kim)