Cianjur Akan Lakasanakan Simulasi PTM Pasca Idul Fitri

RADARCIANJUR.com– Menteri Pendidikan,Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud-Ristek), Nadiem Makarim menginstruksikan kepada seluruh pemerintah daerah (pemda) yang akan melaksakanan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk melakukan simulasi terlebih dahulu seperti Kota Bogor. Sehingga, sebelum digelar PTM secara langsung, bisa dievaluasi dari hasil simulasi.

Namun, saat ini belum semua daerah melakukan simulasi. Pasalnya, beberapa daerah masih belum 100 persen siap melakukan PTM disebabkan beberapa hal seperti belum seluruhnya tenaga pengajar yang mendapatkan vaksinasi hingga penyediaan protokol kesehatan di setiap sekolah.

Di Kabupaten Cianjur, rencanananya akan dilakuan simulasi setelah Hari Raya Idul Fitri. Saat ini tengah dalam persiapan yang direncanakan dilakukan di wilayah kota dan utara.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupten Cianjur, Himam Haris mengatakan, rencananya di lima titik. Namun titik tersebut belum disebutkan karena masih direncanakan.

“Kalau rencana itu (simulasi, red) dilakukan di lima titik, di kota dan utara. Karena hampir seluruh tenaga pengajar di dua wilayah tersebut sudah divaksin,” ujarnya.

Mengenai teknis simulasi, setiap sekolah yang ditunjuk simulasi harus sudah menyiapkan berabagai instrumen untuk memutus penyebaran Covid-19 yakni protokol kesehatan dan elemen-elemen di sekolah harus sudah menjalani vaksinasi.

“Setiap sekolah yang akan melaksanakan PTM harus menyiapkan protokol kesehatan (prokes) dan semua elemen di sekolah harus sudah melaksanakan vaksinasi,” tuturnya.

Dirinya mengungkapkan, untuk di wilayah kota dan utara tidak terlalu sulit mendapatkan vaksinasi, tapi di selatan sedikit terkendala. Sehingga perbandingannya pun sangat jauh. Saat ini, sudah 70 persen tenaga pengajar di wilayah kota mendapatkan vaksinasi, sementara selatan baru 50 persen. (kim)