Polres – Dishub Cianjur Imbau Tidak Mudik Lokal

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Cianjur melarang masyarakat untuk mudik, termasuk mudik lokal.

Hal tersebut dikemukakan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatalantas) Polres Cianjur AKP Meilawaty.

AKP Meilawaty mengatakan, pihaknya telah menyiapkan beberapa skenario untuk mencegah pergerakan massa jelang perayaan Idul Fitri. Salah satunya dengan melakukan penyekatan di sejumlah wilayah perbatasan.

“Ada lima titik yang akan kita sekat, yakni Seger Alam Puncak, Citarum Haurwangi, jalur Gekbrong dan Jonggol serta di dalam kota, di TMC Cepu 8,” katanya.

Menurut rencana penyekatan akan digelar mulai 6 hingga 17 Mei mendatang. Namun pertanggal 22 April pemeriksaan kendaraan di wilayah-wilayah perbatasan telah berlangsung.

“Pengendara yang tidak bisa menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19 langsung kita persilahkan putar balik,”ungkapnya.

Selain itu, Menurut Meilawaty guna mencegah pemudik lokal, terutama warga Cianjur yang pulang kampung ke wilayah selatan atau sebaliknya.
Pihaknya akan menyiagakan personel di titik-titik strategis termasuk tempat berkumpulnya angkutan umum yaitu terminal.

“Kami imbau juga mudik lokal juga sebaiknya jangan. Tidak usah kemana-mana, lebarannya di rumah saja,”ucap Kasatalantas

Selain itu untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Cianjur akan melibatkan personel di tingkat polsek untuk menjaga sejumlah akses alternatif yang berpotensi dijadikan jalan tikus oleh pemudik.

“Kami juga turut berkoordinasi dengan Polsek-polsek di titik-titik yang rawan. Tentunya hal tersebut untuk menekan penyebaran Covid-19 ini, agar pandemi bisa segera berakhir,” tuturnya.

Senada dengan yang disampaikan, Kepala Bidang Angkutan umum Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur Hendra Wira mengatakan, imbauan tersebut agar ditaati masyarakat kabupaten Cianjur.

“Kalau melihat perkembangan penyebaran covid 19 semakin tinggi memang sebaiknya ditunda dulu walaupun sebenarnya boleh dilakukan, ini untuk kebaikan bersama,” ucap Hendra

Menurut Hendra, apabila masyarakat turut melaksanakan imbauan tersebut dapat membantu program pemerintah dalam upaya menekan laju penyebaran virus Covid 19.

“Kita semua, pemerintah dan masyarakat harus konsisten dan menahan diri untuk mobilitas yang sekiranya beresiko, ini semua nya tidak akan berhasil apabila semuanya tidak konsisten dalam membantu mengurangi dampak penyebaran virus covid 19,”tandasnya. (byu)