Jalan Mangunsarkoro Ditutup Hingga H-1 Lebaran

TIGA JAM SAJA: Jalan Mangunsarkoro dijaga petugas gabungan pada saat penutupan. Sejumlah pengendara dialihkan ke Jalan Hasyim Ashari. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com– Kabupaten Cianjur melakukan antisipasi terjadinya kerumunan di jalan yang cukup sibuk, yakni sepanjang Jalan Mangunsarkoro. Penutupan dimulai pada hari Selasa (4/5) bertepatan dengan pertemuan Jalan Hasyim Ashari dan Jalan Suroso.

Pengendara pun dialihkan ke Jalan Hasyim Ashari selama kurang lebih tiga jam. Penyekatan tersebut dilakukan untuk mengurangi beban lalulintas dan kerumunan yang sering terjadi di jalan tersebut.

“Penyekatan dilakukan dari pukul 13.00-16.00 WIB yang dijaga oleh petugas gabungan Polri, Dishub Cianjur dan Satpol PP Cianjur,” ujar Kasi Manajemen Rekayasa Lalulintas Dishub Kabupaten Cianjur, M Iqbal Safaruddin.

Rencananya, penutupan tersebut dilakukan hingga H-1 lebaran atau malam takbir. Sehingga bisa diantisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cianjur.

Sementara itu, Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman mengungkapkan, penutupan tersebut dilakukan karena berkaca pada Pasar Tanah Abang, Jakarta yang ramai dikunjungi masyarakat untuk berbelanja.

Sehingga, pihaknya mengkhawatirkan dan tidak ingin kasus Covid-19 meningkat kembali dengan status zona yang diwaspadai.

“Iya kita berkaca ke Pasar Tanah Abang, makanya saya dapat laporan dan juga viral di Jalan Mangunsarkoro ramai terus, makanya kita tutup sementara waktu,” tuturnya.

Bukan hanya penutupan, namun sepanjang jalan tersebut pun turut dilakukan penyemprotan disinfektan. Selain itu, pihaknya meminta kepada pengusaha agar menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Yang masuk ke dalam toko harus 50 persen kapasitasnya, kalau sudah mencukupi ditutup jangan ada yang masuk. Tapi kalau pengusahanya ngeyel, akan kita tutup tokonya,” tegasnya. (kim)