Jelang Larangan Mudik, Tol hingga Pelabuhan Makin Ramai

RADARCIANJUR.com- Jasa Marga memprediksi kendaraan yang keluar Jabodetabek melalui gerbang tol (GT) dan barier utama pada periode 6–12 Mei atau H-7 sampai H-1 Lebaran mencapai 593.185 unit. Maintenance Management Group Head Jasa Marga Atika Dara Prahita mengatakan, jumlah itu turun sekitar 35 persen dari lalu lintas normal.

Lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek diperkirakan mengalami puncak kepadatan pada 11 Mei atau H-2 Lebaran. Diprediksi, volumenya 109.327 kendaraan. ”Selain pada periode H-6 sampai H-1, kami memprediksi adanya peningkatan volume lalin pada masa pengetatan mudik yang jatuh pada Rabu, 5 Mei 2021, dengan jumlah 138.508 kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek,” papar Atika.

Jasa Marga juga akan menutup jalan layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) atau yang sebelumnya dikenal dengan nama tol Jakarta–Cikampek Elevated II. Hal itu, kata Atika, sesuai dengan masukan dari Polri. ”Namun, untuk jadwalnya, hingga saat ini kami masih menunggu surat persetujuan dari menteri PUPR,” tambahnya.

Pantauan Arus Mudik

Arus mudik di Pelabuhan Merak, Banten, terlihat masih sepi kemarin (4/5). Belum tampak adanya lonjakan penumpang hingga pukul 19.00 WIB. Meski begitu, sempat terjadi penumpukan penumpang di pintu masuk untuk pengecekan kelengkapan. Mulai tiket hingga bukti tes kesehatan. Menurut General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak Hasan Lessy, lonjakan penumpang dan kendaraan diperkirakan terjadi pada H-9 dan H-8 Lebaran.

Kendati begitu, kenaikan sebetulnya terdeteksi sejak weekend. Data posko 24 jam pada Senin (3/5) pukul 08.00 hingga Selasa (4/5) pukul 08.00, jumlah total penumpang yang menyeberang dari Jawa menuju Sumatera sebanyak 37.237 orang. Jumlah itu naik 452 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020 sebanyak 6.748 orang.

Untuk kendaraan roda dua, tercatat 2.382 unit sudah menyeberang ke Sumatera lewat Merak. Selanjutnya, kendaraan pribadi roda empat sebanyak 4.307 unit atau naik 503 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 714 kendaraan.

Untuk truk, tercatat sebanyak 2.956 kendaraan atau naik 12 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.639 unit. ’’Sehingga total seluruh kendaraan yang menyeberang dari Merak ke Bakauheni sebanyak 9.939 unit. Naik 196 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 3.360 unit,’’ ungkapnya.(jpc)