Oknum Honorer Dinkes Cianjur Ternyata Sudah 12 Tahun Mengabdi, Plt Kadinkes: Sangat Disayangkan

TERBONGKAR: Polres Cianjur berhasil menghentikan aksi JAB alias Ibong yang merupakan tersangka pembuat surat rapid antigen palsu. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Kasus pemalsuan dokumen atau surat rapid antigen palsu ternyata dilakukan bukan oleh orang sembarangan. AR, Oknum tenaga honorer di internal Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur memiliki track record atau catatan kinerja baik di Dinkes Kabupaten Cianjur. Selama bekerja, AR dinilai baik dan tidak pernah bertingkah aneh ataupun berprilaku mencoreng instansi.

Sehingga, semua pihak di internal Dinkes Kabupaten Cianjur pun tidak menyangka akan hal tersebut terjadi. Bukan hanya itu, AR yang sudah mengabdi selama kurang lebih 12 tahun ini dikenal baik oleh Plt Kadinkes Kabupaten Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy.

Plt Kadinkes Kabupaten Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy mengatakan, dari barang bukti seperti stempel, diduga bukan stempel asli. Pasalnya, stempel asli Dinkes Kabupaten Cianjur memiliki kode atau ciri khusus yang tidak diketahui sembarangan orang.

“Itu ada kode-kode khusus dan juga yang memegang stempel pun ada SK-nya. Tata kelola manajemen sudah dilaksanakan, tapi ini kembali ke individu masing-masing, sangat menyayangkan yang bersangkutan bekerja bagus,” ujarnya.

Lanjutnya, secara teknis, semua manajemen risiko sudah dilaksanakan. Hanya saja, kasus tersebut menjadi pelajaran bagi semua staf Dinkes Kabupaten Cianjur. Sementara, mengenai kesamaan kop surat yang dijadikan oleh tersangka dengan kedinasan, dirinya belum melihat secara jelas.

“Kalau sekilas sih mirip-mirip, tapi saya belum melihat secara langsung barang buktinya,” terangnya. (kim)