Kondisi Bayi Lutfi Semakin Memprihatinkan

Nasib Bayi Penderita Epilepsi Kecamatan Mande

RADARCIANJUR.com- Bayi berusia 6 bulan bernama Muhammad Lutfi Alfarizki menderita pembengkakan di bagian kepala, kedua tangan dan kakinya sudah menekuk kaku di Kampung Cijujung Desa bobojong Kecamatan Mande kini kondisinya memprihatinkan.

Radar Cianjur mencoba menemui Kepala Desa Bobojong untuk meminta keterangan perihal warganya nya yang menderita gejala penyakit dengan ciri-ciri Epilepsi.

Kepala Desa Bobojong Suwandi mengatakan, membenarkan adanya salah satu warganya yang mempunyai bayi menderita kelainan pembengkakan pada bagian kepala.

“Memang ada warga kami yang mempunyai bayi dengan kelainan langka pembengkakan di bagian kepala, kedua tangan dan kakinya sudah menekuk kaku,”katanya kepada Radar Cianjur.

Menurut Suwandi sudah ada penanganan yang dilakukan Pihak Desa melalui Kepala Dusun dengan menguruskan BPJS untuk meringankan biaya pengobatan bayi tersebut.

“Saya sudah menginstruksikan kepada Kadus untuk menangani bayi lutfi untuk mengupayakan pengobatan,” tuturnya

Radar Cianjur mencoba menemui kepala Dusun 3 untuk menanyakan perihal upaya penanganan untuk pengobatan bayi Lutfi. Kadus 3 Cecep Mulyadi mengatakan, telah berupaya untuk mendaftarkan BPJS untuk menguruskan keperluan pembiayaan.

“Sudah di upayakan dengan pendaftaran ke BPJS. Namun kendala nya NIK nya belum online, dapat di Acc sekitar 6 hari,”terangnya.

BACA JUGA : Nasib Bayi Penderita Epilepsi Kecamatan Mande, Tak Ada Biaya, BPJS Belum Jadi

Menurut Cecep, saat ini pihak desa tengah mengupayakan penggalangan dana untuk pengobatan bayi Lutfi.

“Kemarin musyawarah dan disepakati akan ada Pengalangan dana. untuk sistemnya nanti di rembukan lagi,”ujarnya

Selain itu Cecep menjelaskan, sudah ada beberapa pihak yang akan membantu pengobatan bayi Lutfi.

“Kemarin ada salah satu anggota dewan ke sini, menengok dan rencananya akan mengusahakan biaya,” ucap cecep.

Radar Cianjur kemudian beralih ke rumah warga orangtua bayi Lutfi untuk meminta keterangan lebih lanjut keadaan bayinya.

Ditemui Radar Cianjur, ayah bayi Lutfi Andri menuturkan saat ini pengobatan tengah dilakukan dengan rutin berobat ke rumah sakit.

“Sambil berjalan aja, kontrol ke rumah sakit untuk mengupayakan kesembuhan anak kami,” kata Andri

Saat ini bayi Lutfi menderita penyakit Hidrosipalus, dengan gejala pembengkakan di kepalanya.

“kemarin kan epilepsi, sekarang tambah parah menjadi Hidrosipalus, kepalanya makin membesar menurut keterangan dokter. Selain itu kaki dan tangan sudah bertambah kaku, tidak bisa menangis dan tidak bisa tertawa,” bebernya.

Menurut keterangan hasil pemeriksaan dokter, bayi Lutfi harus segera dilakukan tindakan operasi untuk mengeluarkan cairan yang ada di kepalanya.

” Harus segera di operasi kata dokter, karena semakin hari kepala anak kami semakin membesar,” terang Andri.

Terpisah, Camat Mande Yudha azwar mengatakan, telah menginstruksikan kepada Desa dan Puskesmas untuk menangani bayi tersebut.

“Kami sudah ada tindakan, dengan meminta Pemdes Bobojong dan Puskesmas agar mengurusi bayi penderita penyakit langka tersebut,” ucap Camat.

Menurutnya pihaknya tetap melakukan pemantauan sejauh mana tindakan yang telah di instruksikan Pemerintah Kecamatan kepada Pemdes Bobojong dan Puskesmas.

“Tetap kami pantau bagaimana penanganan yang telah kami instruksikan kepada Pemdes Bobojong serta puskesmas sekitar,”pungkasnya.(byu)