Ratusan Kendaraan Terjaring Operasi Penyekatan Mudik di Puncak Cianjur

DIPERIKSA: Petugas gabungan tengah memeriksa pengendara yang hendak melintas di perbatasan Cianjur-Bogor. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur
DIPERIKSA: Petugas gabungan tengah memeriksa pengendara yang hendak melintas di perbatasan Cianjur-Bogor. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, yang terdiri dari TNI, Polri, Dinas perhubungan (Dishub), Dinas kesehatan, Satpol-PP, dan sejumlah relawan melakukan penyekatan terhadap para pengendara yang hendak melintas Cianjur, di Seger Alam Puncak Cianjur, Kamis (6/5/2021).

“Yang terjaring ada 256 kendaraan baik roda dua maupun empat yang sebagian besar pelat B atau luar Cianjur pada hari pertama larangan mudik kali ini,” ungkap Kasie Trantib Satpol PP Kecamatan Cipanas, Cholis kepada radarcianjur.com, Kamis (6/5).

Dari ratusan kendaraan tersebut, Cholis menyebutkan, ada sebanyak 142 roda dua dan 114 roda empat yang terjaring razia penyekatan mudik di wilayah perbatasan Utara Cianjur hingga pukul 12.30 Kamis ini.

“Itu baru sementara kang. Termasuk ada larangan atau putar balik kendaraan baik roda dua dan empat sebanyak sepuluh pengendara,” kata dia.

Selain itu, Cholis menyebut, tak hanya ratusan kendaraan yang terjaring dan terpaksa putar balik, ada beberapa pengendara yang harus melakukan tes rapid antigen. Karena memang memaksa untuk melintas, dan betul-betul berdomisili di Cianjur.

“Jadi ada sebanyak empat pengendara yang terpaksa di rapid antigen. Tapi mereka juga hasilnya negatif semua. Makanya bisa meneruskan perjalanan ke wilayah Cianjur,” kata dia.

Cholis menambahkan, sejauh ini pihaknya sudah sering mengimbau kepada masyarakat agar tidak dulu berpergian. Termasuk bagi warga luar Cianjur pun, diharapkan agar tidak masuk Cianjur.

“Jangan sekali-kali untuk memaksakan mudik. Apalagi jika tidak membawa surat-surat lengkap dan keterangan bebas Covid. Mendingan di rumah saja, dan tetap di tempat asal,” tandasnya. (dan)