Libur Lebaran, Jalur Pendakian Gede Pangrango Ditutup Dua Pekan

RADARCIANJUR.com – Hari libur lebaran yang diperkirakan jatuh pada Kamis 13 Mei 2020 mendatang, jalur pendakian di Taman Nasional Gede Pangrango (TNGGP) akan ditutup sementara selama dua minggu yang terhitung sejak 5-17 Mei 2021.

Penutupan jalur pendakian itu dalam rangka mengantisipasi pengunjung yang tetap bersikeras untuk datang, padahal ada larangan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah nanti.

Informasi ini disampaikan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango melalui surat edaran dengan nomor SE.435/BBTNGGP/Tek.2/04/2021 tentang Penutupan Kegiatan Pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

“Jadi mengingat di hari raya kali ini ada larangan mudik, maka kami putuskan untuk ditutup sementara jalur pendakian ke TNGGP,” ujar Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Poppy Evlap, yang disampaikan berdasarkan isi surat yang diterima radarcianjur.com, Jum’at (7/5/2021).

Ia menyebutkan, berbeda dengan tahun sebelumnya, bahwa untuk karyawan di kantor TNGGP, tak ada yang libur dan masih aktif.

“Para pegawai masih aktif sesuai dengan surat edaran dari KLHK,” kata dia.

“Dengan begitu, pemberitahuan ini agar bisa dimaklumi khalayak ramai,” sambungnya.

Dengan adanya penutupan semacam ini diharapkan bagi para pendaki agar bisa menahan sementara hobi maupun keinginannya untuk berkunjung ke Gunung Gede Pangrango.

“Mungkin nanti setelah dibuka kembali jalur pendakian tersebut, baik para pendaki maupun petugas yang ada, bisa sama-sama menjaga dan merawat destinasi wisata yang ada di Taman Nasional Gede Pangrango ini,” tandasnya. (dan)