H-2 Lebaran, Pusat Perbelanjaan di Cipanas Ramai

RAMAI: H-2 lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah, pusat perbelanjaan di kawasan kota Cipanas dipadati pengunjung. (Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – H-2 lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah, pusat perbelanjaan di kawasan kota Cipanas dipadati pengunjung. Bahkan, di depan pintu masuk Pasar Rakyat Cipanas sempat terjadi antrean kendaraan yang cukup berarti.

Pantauan radarcianjur.com di lapangan, Selasa (11/5/2021) pukul 13.00 WIB ratusan hingga ribuan pengunjung beserta kendaraan di jalur protokol Cipanas terlihat padat merayap. Sebagian lainnya terpantau memasuki beberapa toko perbelanjaan.

Di sisi lain, beberapa dari para pengunjung, ada yang tetap memakai masker dan sebagian lainnya sesekali melepas masker, bahkan ada yang terlihat tidak menggunakan masker sama sekali.

Siti Aisyah (35) Salah seorang pengunjung asal Pacet mengaku, datang ke pusat perbelanjaan di kawasan Cipanas sejak sebelum waktu sebelum dhuhur. Dia pun berkunjung bersama anaknya untuk berbelanja baju lebaran.

“Iya cari buat lebaran, liat-liat aja. Bareng sama anak. Lumayan cukup macet pas mulai depan istana Cipanas,” ujarnya kepada radarcianjur.com, Selasa (11/5).

Lebih lanjut ia mengaku, kegiatan belanjanya itu dilakukan mendekati hari H lebaran dengan harapan bisa mendapatkan diskon atau potongan harga yang cukup tinggi.

“Ya biasanya sih kalau saya belanja itu mendekati lebaran. Apa itu dua hari sebelum Hari H, bahkan pada saat sebelum takbiran. Karena suka ada diskon besar-besaran,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Keamanan Pasar Cipanas, Saeful Rochman menyebut, personil yang disiagakan khususnya di kawasan pasar Cipanas saat ini masih tetap sekitar 30 anggota yang dibagi dua shift.

“Jadi pada saat Ramadan ini personil yang tetap disiapkan sebanyak 30 orang yang dibagi dua shift dengan tetap menginstruksikan penerapan protokol kesehatan di setiap titik masing-masing baik kepada pengunjung maupun pedagang,” tuturnya.

Ia menambahkan, untuk setiap personil keamanan pun disiagakan 24 jam, yang berarti di setiap shift bertugas selama 12 jam per orang.

“Hingga saat ini belum ada penambahan personil yang berarti, karena situasi Alhamdulillah masih kondusif,” pungkasnya.(dan)