530 WBP di Lapas Cianjur Terima Remisi di Hari Raya Idul Fitri

BAHAGIA: Perwakilan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Cianjur menerima remisi hari raya. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Hari Raya Idul Fitri menjadi momen yang ditunggu-tunggu masyarakat seluruh dunia khususnya Indonesia setelah satu bulan penuh berpuasa. Hari kemenangan tersebut menjadi momentum paling berharga terlebih menjadi waktu berkumpulnya seluruh keluarga besar.

Bukan hanya masyarakat pada umumnya, warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang tengah menjalani hukuman di balik jeruji besi pun menantikan hal tersebut. Pasalnya, di hari lebaran yang penuh kebahagiaan menjadi hari spesial karena akan mendapatkan potongan masa tahanan atau remisi.

Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Cianjur contohnya. 530 WBP mendapatkan remisi di hari raya dari total sebelumnya yang diajukan yakni 543.

Dari ratusan yang mendapatkan remisi, satu orang bisa bebas. Namun harus menjalani subsider atau sisa masa tahanan selama kurang lebih tiga bulan.

Kalapas Kelas II B Cianjur mengatakan, pihak Lapas Cianjur sebelumnya mengajukan 543 namun hanya disetujui 530 WBP.

“Alhamdulillah di hari lebaran ini 530 WBP menerima remisi dan seharusnya ada satu yang mendapatkan bebas tapi harus menjalani subsider tiga bulan,” ujarnya.

Selain itu, sudah ada 13 WBP yang bebas melalui program asimilasi dan beberapa di antaranya dipindahkan ke lapas lain.

Lanjutnya, di momen lebaran pada masa pandemi terasa berbeda, pasalnya keluarga tidak bisa berjumpa langsung dengan WBP sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19.

Sehingga, pihak Lapas Cianjur sudah menyediakan fasilitas berupa video call atau daring untuk bisa berkomunikasi dengan keluarga.

“Bagaimanapun juga WBP ingin berjumpa dengan keluarga, sehingga untuk memudahkan komunikasi kita sediakan fasilitas melalui video call,” tuturnya.

Setiap pengunjung yang datang pun diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) minimal menggunakan masker. (kim)