Cegah Klaster Baru Libur Lebaran, Forkompimcam Campaka Monitoring Tempat Wisata

BRIFING: Tim gabungan Forkompimcam Campaka saat monitoring tempat wisata di Curug Cikondang. Meski libur Lebaran sudah usai, tapi minat warga untuk menikmati tempat wisata masih tinggi.. Foto IST
BRIFING: Tim gabungan Forkompimcam Campaka saat monitoring tempat wisata di Curug Cikondang. Meski libur Lebaran sudah usai, tapi minat warga untuk menikmati tempat wisata masih tinggi.. Foto IST

CIANJUR – Untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19, Forum Komunikasi Kecamatan (Forkompimcam) Campaka, Kabupaten Cianjur melakukan monitoring ke lokasi wisata selama libur lebaran.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur terkait.

Dari Polsek Campaka, Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satgas Covid-19 hingga relawan.

Di Kecamatan Campakan, terdapat dua lokasi wisata yang menjadi jujugan para wisatawan saat liburan.

Kapolsek Campaka AKP Tio mengatakan, monitoring dilakukan lantaran jumlah wisatawan membludak pasca lebaran.

“Kita mulai sekitar pukul 13.00 WIB dengan sasaran tempat wisata Curug Cikondang dan situs Megalitikum Gunung Padang,” ujar Tio, Selasa (18/5/2021).

Tio menjelaskan, operasi tersebut bertujuan untuk menciptakan situasi kondusif di tempat wisata selama masa liburan lebaran.

“Agar pengunjung merasa aman dan nyaman selama liburan di wilayah ini. Sekaligus mencegah peynebaran Covid-19,” tuturnya.

Di dua lokasi tersebut, tercatat jumlah pengunjung Curug Cikondang mencapai 700 orang.

Sedangkan di Situs Megalitikum Gunung Padang tercatat berjumlah 300 orang.

Pihaknya juga sudah bekerjasama dengan pengelola tempat wisata, serta pihak terkait.

Itu dilakukan sebagai pencegahan wisatawan agar selalu menerapkan protokol kesehatan selama berwisata.

“Pada masa pandemi ini sangat rawan penularan atau klaster baru di tempat wisata. Makanya dilakukan monitoring dan pengawasan ketat,” jelasnya.

Selain memastikan ketersediaan sarana pendukung protokol kesehatan, juga dilakukan imbauan langsung kepada wisatawan.

“Seperti pengecekan suhu badan, menyediakan tempat cuci tangan, mengimbau agar tetap menggunakan masker dan selalu menjaga jarak,” tandasnya.

Reporter: Dede Ginanjar/FJPP