Bukan Keluarga, Nina Sate Sianida Hanya Sekali Ditengok di Tahanan

RADARCIANJUR.com- Semenjak ditahan 30 April lalu, Nina Apriliani Nurjaman tersangka kasus sate sianida di Bantul, Yogyakarta, baru sekali dikunjungi. Bukan oleh keluarga, melainkan seorang pengacara yang mendampinginya.

Tidak hanya itu, Nina bahkan belum pernah sekalipun dijenguk keluarga dan pengacara barunya saat lebaran kemarin.

“Saya tak begitu tahu, kalau nggak salah sekali itu (Nani bertemu), bersama penyidik dan pengacara,” ungkap Kapolsek Bantul, Kompol Ayom Yuswandoyo dikutip dari Radar Jogja (Jawa Pos Group), Selasa (18/5).

Dikawal Ketat Densus 88, Mata Munarman Ditutup Kain Hitam

Ayom menjelaskan, selama pandemi Covid-19, tahanan memang tidak boleh dibesuk. “Kecuali atas nama penyidik bersama pengacaranya,” ujarnya.

Saat ditanya terkait perkembangan kasus sate sianida, Oyom menyampaikan pihaknya sama sekali tidak mengetahui. Sebab, Nina hanya berstatus tahanan titipan. Sedangkan kasusnya ditangani Polres Bantul.

“Kami kan hanya dititipkan, yang punya kewenangan penyidiknya. Kalau ada apa-apa, penyidik berkomunikasi pada kami,” bebernya.(jpc)