Penyekatan di Cianjur Diperpanjang Cegah Penyebaran Covid-19 Pasca Lebaran

DIPERIKSA: Petugas gabungan tengah memeriksa pengendara yang hendak melintas di perbatasan Cianjur-Bogor. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur
DIPERIKSA: Petugas gabungan tengah memeriksa pengendara yang hendak melintas di perbatasan Cianjur-Bogor. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

CIANJUR – Kabupaten Cianjur memperpanjang penyekatan sampai dengan 24 Mei mendatang melanjutkan penyekatan yang dilakukan dari 6-17 Mei kemarin.

Hal tersebut bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cianjur.

Terlebih Kabupaten Cianjur saat ini masih termasuk ke dalam kategori zona oranye yang masih cukup rentan terjadinya klaster baru.

Kabid Angkutan Umum Dishub Kabupaten Cianjur, Hendra Wira menjelaskan, perpanjangan penyekatan tersebut sebagai lanjutan dari penyekatan sebelumnya.

“Masa perpanjangan penyekatan tanggal 18 sampai 24 Mei merupakan masa pengetatan mobilitas penduduk atau paska mudik,” katanya, Kamis (20/05/2021).

Di masa penyekatan perpanjangan ini, kendaraan penumpang antar kota dan antar provinsi sudah diperbolehkan beroperasi kembali.

“Pada rentang masa ini, seluruh transportasi sudah bisa beroperasi dengan normal,” tuturnya.

Selain itu, baik penumpang atau pengemudi kendaraan tidak perlu menggunakan surat tugas atau SIKM seperti syarat penyekatan periode yang lalu.

“Hanya membawa bukti negatif covid 1×24 jam atau genose pada saat keberangkatan,” tandasnya.

Reporter: Dede Ginanjar/FJPP