Perangkat Desa di Kecamatan Cipanas Dipanggil Polisi, Kenapa ya?

Terlihat sejumlah perangkat desa yang ada di kecamatan Cipanas usai dilakukan pemanggilan oleh polisi. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Sejumlah perangkat desa yang ada di Kecamatan Cipanas kabupaten Cianjur, mendatangi Mako Polsek Pacet pada Jum’at (21/5/2021) siang.

Kedatangan mereka, menurut pantauan di lapangan, didasari adanya surat panggilan yang terlampir dan ditujukan ke perangkat atau operator desa yang ada di kecamatan Cipanas.

Menurut kabar, pemanggilan pun diduga karena keterkaitan pemeriksaan penerapan anggaran dana desa (DD) tahap satu tahun 2021 di tujuh desa yang ada di kecamatan Cipanas tersebut.

Terlihat, tak kurang dari 20 orang, seperti Sekretaris desa (Sekdes), operator desa dan beberapa kasie di pemerintah desa yang ada di kecamatan Cipanas dilakukan pemeriksaan oleh tim Reskrim Polsek Pacet.

“Ya kang ada silaturahmi aja, sekaligus memang datang karena undangan dari Reskrim Polsek Pacet Kamis kemarin. Nah, hari ini kami perwakilan dari tujuh desa di kecamatan Cipanas mendatangi Mako,” ujar Salah seorang perwakilan perangkat desa yang enggan disebutkan namanya, di Cipanas Jum’at (21/5) sore usai pemeriksaan.

Lebih lanjut, ketika ditanya soal pemeriksaan apa saja, dirinya enggan menuturkan secara rinci. Akan tetapi, menurutnya, hal seperti ini memang pernah terjadi di desa-desa lain.

“Intinya membahas mengenai pengalokasian anggaran yang bersumber dari DD. Apakah sesuai atau tidak. Makanya kami dipanggil,” kata dia.

Kanit Reskrim Polsek Pacet, IPDA Yudi Heryanadi, membenarkan jika pihaknya telah melampirkan surat pemanggilan kepada sejumlah perangkat desa untuk dimintai klarifikasi terkait anggaran dana desa (DD).

“Iyah benar, tapi pemanggilannya masih tahap penyelidikan dan lebih ke arah pembinaan, belum ke ranah penyidikan,” kata Yudi kepada radarcianjur.com, Jum’at (21/5) sore.

Termasuk, Yudi menyebut, bahwa pemanggilan para perangkat desa pun tak terlepas mengkonfirmasi kaitan tentang jika ditemukannya dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Desa (DD) oleh pemerintah desa yang ada di kecamatan Cipanas ini khususnya.

“Pemanggilan pun berdasarkan adanya laporan dari warga dan instruksi pimpinan, supaya tetap dipantau dan dikonfirmasi terkait pengalokasian anggaran Dana Desa yang sudah cair,” kata dia. (dan)