Komisi D DPRD Cianjur Siap-Siap Turun Gunung ke Cisel, Ada Apa?

ILUSTRASI Gedung DPRD Cianjur. (Istimewa)

RADARCIANJUR.com- Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur langsung melakukan rapat mengenai permasalahan adanya pemotongan insentif tenaga kesehatan beberapa waktu lalu di dua puskesmas di Cianjur Selatan. Bahkan, dalam waktu dekat akan dilakukan sidak ke dua puskesmas.

Selain itu, jika ada temuan sesuai dengan permasalahan yang saat ini tengah ramai, pihak Komisi D tidak segan-segan dengan tegas untuk memperbaiki prosedur yang sesuai.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur, Sahli Saidi mengatakan, pelaksanaan sidak pihaknya belum menentukan, akan tetapi hal tersebut akan sesegera mungkin.

“Itu hak nakes jangan sembarangan diambil atau dipotong, apalagi dengan jumlah besar. Ya jelas kita sangat kesal dan akan melakukan sidak. Kalaupun ada yang bantu backing, saya tidak peduli, saya lawan,” tegasnya.

Sahli pun meminta kepada nakes yang menjadi korban pemotongan jangan sampai ketakutan karena adanya backing dari pihak yang memiliki kekuasaan. Jika terus terbelenggu ketakutan, kasus seperti ini akan terus terjadi dan tidak akan selesai.

“Harus berani melaporkan, percuma nanti didatangi tapi pada diam saja. Enggak akan selesai kasus seperti ini, mau sampai kapan?,” paparnya.

Bahkan, pihak Inspektorat Daerah (Irda) Kabupaten Cianjur sudah membukakan pintu selebar-lebarnya bagi para nakes yang akan melakukan pelaporan mengenai kasus pemotongan insentif nakes tersebut.

“Itu (Irda, red) sudah mempersilahkan, tinggal keberanian dari nakesnya saja. Intinya kepada siapapun, mau jika ada temuan kasus segera laporkan biar pada kapok,” tutupnya.(kim)