Lakalantas di Jalur Cipanas, Warga Bogor Tewas di Tempat

Kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Cipanas tepatnya di Desa Ciloto, satu penumpang dikabarkan meninggal dunia di tempat. (Foto: Istimewa)

RADARCIANJUR.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Puncak, tepatnya di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur pada Sabtu 22 Mei 2021 sekitar pukul 19.00 Wib.

Panit II PJR Polda Jabar 9 Puncak, Iptu H. Nanang Sulawarman, menuturkan laka lantas itu berawal dari adanya pengendara sepeda motor pasangan suami istri yang melaju dari arah Cianjur menuju Bogor.

Namun pada saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pengemudi motor diduga hendak menyalip kendaraan di depannya yang kemungkinan sebuah truk.

Naas, sang pengemudi tak berhasil menyalip kendaraan di depannya, dan sempat menyenggol sebagian badan truk, hingga akhirnya terjatuh.

“Jadi menurut identifikasi di TKP, kendaraan roda dua berjenis Honda Beat nomor polisi F 6898 FF tersebut melaju dari arah Cianjur menuju arah Bogor. Setibanya di TKP menyalip kendaraan diduga truk, namun menyenggol badan truk tersebut. Sehingga oleng hilang keseimbangandan menyebabkan penumpang motor terjatuh dan terlindas kendaraaan. Hingga menyebabkan satu korban meninggal di TKP,” terang Iptu H. Nanang Sulawarman kepada radarcianjur.com.

Adapun asal kedua pengemudi motor yang terlibat laka lantas di Jalur tersebut, Iptu H. Nanang menyebut, berasal dari Kampung Bunisari Kecamatan Cibinong Bogor.

Terpisah, Kepala Desa Ciloto, Marwan mengaku, telah mendapatkan informasi dari warga bahwa terjadi kecelakaan sepeda motor di Jalur protokol Cipanas, di Desa Ciloto.

“Betul kang, terjadi laka lantas pengemudi motor. Satu penumpang meninggal dunia karena terlindas kepalanya,” kata dia.

Marwan menambahkan, tak jauh dari lokasi tersebut, ada pula kecelakaan sepeda motor lainnya. Namun belum diketahui identitas dan kronologisnya.

“Nah, yang ini posisi korban belum sadarkan diri tapi masih hidup. Saat ini juga evakusi sudah selesai kedua korban sudah dibawa ke RSUD Cimacan,” ujarnya.

Dari kejadian tersebut, kata Marwan, jalur Puncak Ciloto sempat tersendat saat evakusi korban berlangsung, namun itu pun tak lama. (dan)