Akibat Pengaruh Alkohol, Pria di Cibeber Lakukan Aksi Pelemparan Kepada Pengendara Mobil

KAPOLSEK Cibeber Kompol Bambang Kristianto. Foto : Bayu Nurmuslim Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Kasus pelemparan yang berujung pengrusakan mobil terjadi di Kampung Ereng Desa Sukamaju Kecamatan Cibeber, Sabtu (22/05/2021).

Menurut informasi yang dihimpun Radar Cianjur, Hendra (38) tengah melakukan perjalanan bersama anak dan istrinya dari Jakarta menuju Sindangbarang, ketika di perjalanan di sekitar Alun-alun Cibeber mobil Nissan berplat B yang dikendarainya diduga menyenggol pemuda yang diketahui MR (28) warga Cibeber yang hendak menyebrang.

Kerena tak terima kemudian MR melakukan tindakan yang tak pantas dengan mengedor-gedor pintu mobil serta mengancam Hendra.

Hendra yang ketakutan kemudian bergegas menemui WR dengan meminta maaf dan melihat kondisi WR yang tak mengalami luka akibat tersenggol mobil seperti yang dituduhkannya.

Hendra yang tak merasa menyenggol WR kemudian bergegas untuk masuk ke mobil dan melanjutkan perjalanan menuju ke arah Cianjur Selatan, namun ketika mobil tengah melaju di kampung Ereng, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibeber WR membuntutinya dengan sepeda motor kemudian melemparkan sebuah batu dengan ukuran kepalan tangan dewasa tepat di kaca belakang mobil tersebut.

“Saya dibuntuti dari belakang, lalu pelaku melemparkan batu pas kaca belakang mobil,”ungkapnya.

Setelah puas dengan aksi pelemparan kepada mobil Hendra, lantas WR kemudian melarikan diri untuk menghilangkan jejak.

Hendra kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepolisan Resort (Polsek) Cibeber atas pengrusakan mobil yang dilakukan WR.

“Tadinya saya mau pulang ke Sindangbarang, karena kejadian ini saya putar arah untuk melaporkan ke Polsek Cibeber,” katanya, Minggu (23/05/2021).

Mendapati laporan tersebut Polsek Cibeber kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku pelemparan yang berujung pengrusakan mobil.

Kompol Bambang Kristianto mengatakan, pihaknya telah menerima laporan korban kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Telah kami dapatkan identitas pelaku pengrusakan mobil dan tak kurang dari 24 jam pelaku tertangkap ketika tengah melakukan kegiatan nongkrong bersama teman-temannya di alun-alun Cibeber,” ungkap Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, pelaku menuturkan ketika melakukan aksinya tersebut tengah dalam pengaruh minuman keras.

“Menurut pengakuan tersangka ketika terjadinya aksi pelemparan sedang tidak sadar dalam pengaruh alkohol,” bebernya.

WR kini telah merasakan berada dijeruji besi akibat perbuatannya sendiri dan dikenakan jerat pasal pidana 406 tentang pengrusakan dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun penjara.

“Saat ini telah kita amankan barang bukti berupa batu yang digunakan pelaku dan dapat dikenakan ancaman pidana maksimal 2 tahun penjara.

Namun saat ini tengah di mediasi bersama korban , pelaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulang perbuatannya lagi,” terangnya.

Korban saat ini mengalami kerugian dengan pecahnya kaca belakang mobil yang dikendarai ketika terjadinya peristiwa pelemparan tersebut.

“Kerugian yang diderita dengan pecah kaca belakang mobilnya ditaksir sekitar Rp4 juta rupiah,” tandasnya.(byu)