Warga Bersedih Atas Kepergian Bidan Penuh Jasa

BERKABUNG: Pasca penusukan terhadap Imas Mulyani (40), sejumlah warga dan keluarga berkumpul. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Ramah dan tak pernah memaksa bayaran. Itulah salah satu yang dikenang oleh keluarga dari kebaikan lainnya. Imas Mulyani (40) bidan yang bekerja di Puskesmas Cikalongkulon warga Kampung Pasir Waru Desa Mekarwangi Kecamatan Haurwangi selalu memberikan pelayan terbaik kepada setiap pasien yang berobat.

Bahkan, saat warga yang berobat tidak memiliki biaya pun, dirinya ikhlas dan tulus tetap memberikan pengobatan dengan penuh senyuman. Tentu bukan hanya keluarga, warga sekitar sangat kehilangan.

BACA JUGA : Tega, Suami Tusuk Istri Hingga Tewas

“Kalau ada warga yang berobat gak punya uang, enggak pernah ditolak. Diterima dan bahkan suka dikasih ongkos,” ujar Ucu Aisyah (48) salah satu kerabat korban.

Kehilangan tersebut membuat warga pun turut berduka dan bersedih. Tak heran, di sekeliling kediaman korban dipenuhi warga yang melayat.

Suasana tampak sendu, semua hilir mudik saling mendoakan kepergian almarhumah agar tenang di peristirahatan terakhir.

“Bukan cuma keluarga, warga juga kehilangan atas kepergian. Bagaimanapun juga, turut berjasa bagi masyarakat,” tuturnya. (kim)