Akhir Pekan Kebun Raya Cibodas Ramai Pengunjung

Destinasi wisata Kebun Raya Cibodas yang berada di Kecamatan Cipanas kabupaten Cianjur terlihat ramai di libur nasional. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Akhir pekan pasca dua Hari Raya kemarin, dimanfaatkan warga dari berbagai daerah untuk berlibur ke tempat wisata.

Seperti terlihat, di salah satu objek wisata Kebun Raya Cibodas, yang berada di Kecamatan Cipanas kabupaten Cianjur misalnya, terpantau sejak siang hingga menjelang Asyar ramai dikunjungi.

Beberapa rombongan maupun perorangan yang datang, terlihat bukan hanya dari wilayah Cianjur saja, tetapi tak sedikit juga dari luar Cianjur.

Mustika (23 tahun) salah satu pengunjung asal Bogor mengaku, ia datang bersama sahabatnya Ayu (24) sejak pukul 09.00 WIB pagi. Dirinya menyebut, sejak pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu, baru kali ini ia berlibur ke tempat ini lagi.

“Di masa pandemi, baru kali ini lagi saya berlibur ke KRC. Ternyata cukup ramai juga pasca lebaran dan hari raya Waisak kemarin,” kata dia saat ditemui di KRC, Minggu (30/5).

Ia mengungkapkan, di saat akan memasuki objek wisata tersebut, kini tak ada pemeriksaan rapid atau tes Covid-19. Hanya penerapan protokol kesehatan, tetap diwajibkan. Diantaranya seperti pengecekan suhu tubuh, cuci tangan, dan penggunaan hand sanitizer.

“Kalau tes Covid sih gak ada. Tapi cek suhu, tempat cuci tangan dan penggunaan hand sanitizer wajib diterapkan,” ucapnya.

Sementara itu, General Manager PT Natura Raya Kebun Raya Cibodas (KRC), Teguh Dwiyanto mengatakan, libur akhir pekan ini cukup berdampak pada peningkatan wisatawan yang datang khususnya ke Kebun Raya Cibodas.

“Alhamdulillah pengunjungnya sudah mulai ramai. Walaupun masih di masa pandemi dan pasca penyekatan saat hari raya kemarin anjlok. Tapi Alhamdulillah sudah mulai normal,” ujarnya kepada radarcianjur.com.

Dalam penerapan pencegahan Covid-19 pun, Teguh mengatakan, telah memiliki tim satgas internal untuk penanggulangan penyebaran virus Corona di wilayah objek wisata kebun raya.

“Jadi satgas Covid internal ini memang tetap kami siapkan. Terutama security itu setiap satu jam sekali keliling memonitor wisatawan,” katanya.

Termasuk, lanjut Teguh, pihaknya pun memberikan edukasi kepada pengunjung yang gak pakai masker di lokasi agar diimbau untuk terus menerapkan protokol kesehatan.

“Kita juga imbau kepada wisatawan rombongan untuk setiap disuruh jaga jarak. Atau minimal tidak begitu berkerumun,” ucapnya.

Seperti langkah sebelumnya, bahwa perhari, bahkan per jam pihaknya berkomitmen di masa pandemi ini terus meningkatkan protokol kesehatan.

“Kita selalu terapan dengan baik di sini dari mulai pakai masker, pengecekan suhu dan sebagainya,” ujar Teguh.

Bahkan dalam pembatasan pengunjung pun, Teguh menyebut, maksimal pengunjung dibatasi hingga 10 ribu wisatawan, itupun jika ramai.

“Kalau kondisi saat ini paling rata-rata kisaran 3000 hingga 4000 pengunjung yang datang,” tandasnya. (dan)