Cianjur Kembali Zona Oranye, Sepekan 473 Orang Terpapar Covid-19

Ilustrasi Covid-19

RADARCIANJUR.com- Kabupaten Cianjur menjadi salah satu daerah di Jawa Barat yang mengalami kenaikan kasus Covid-19 pasca libur lebaran dan mudik yang tak terbendung beberapa waktu lalu. Dari informasi terhimpun, kenaikan kasus tersebut hingga delapan persen.

Di Kabupaten Cianjur, berdasarkan data dari Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Cianjur, pada periode 24-31 Mei 2021 sudah terjadi 473 kasus.

Jubir Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal membenarkan bahwa adanya lonjakan kasus di Cianjur.

“Benar terjadi lonjakan, tapi bukan hanya Cianjur saja, daerah lain pun sama. Itu periode 24-31 Mei 2021 kemarin, tapi laporan terbarunya sudah menurun seiring berjalannya waktu hingga 62 kasus,” ujarnya.

Dari 473 kasus tersebut, salah satunya yakni kasus di Desa Cibuluh Kecamatan Cidaun yang didapati 41 orang terpapar Covid-19. Lanjutnya, penurunan tersebut dampak dari diperketatnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

“Kemarin itu dampak liburan dan mudiknya sangat luar biasa, tapi pada saat terjadi kenaikan alhamdulillahnya berhasil ditangani dengan PPKM mikro tingkat desa,” ungkapnya.

Pihaknya pun tak tinggal diam dan terus melakukan penekanan terhadap angka Covid-19 di Kabupaten Cianjur. Pasalnya, saat ini Kabupaten Cianjur kembali di zona oranye.

“Kita kembali lagi saat ini di zona oranye setelah adanya kenaikan tersebut, tapi kita upayakan juga agar kasus tidak kembali naik,” tutupnya. (kim)