Kabupaten Cianjur Masuk Tiga Besar Peredaran Narkoba Tertinggi di Jabar

Kepala BNN Provinsi Jawa Barat Brigjen Pol Benny Gunawan

RADARCIANJUR.com – Kabupaten Cianjur menjadi Kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang rawan terjadinya aktivitas peredaran narkoba.

Terbaru Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat, mencatat Kabupaten Cianjur masuk tiga besar peredaran narkoba tertinggi di Jabar setelah daerah lainnya seperti Sukabumi dan Bogor.

Hal tersebut disebabkan tingginya kebutuhan ekonomi sehingga masyarakat tergiur untuk menjalani pekerjaan instan untuk menjadi kurir narkoba.

Kepala BNN Provinsi Jawa Barat Brigjen Pol Benny Gunawan mengatakan, pihaknya telah mendeteksi peredaran bisnis haram tersebut di tiga wilayah di Jawa barat diantaranya Sukabumi, Bogor dan Cianjur.

“Bahkan kalau di Provinsi Aceh sedang panen ganja yang pertama jadi sasaran pemasok adalah tiga kota ini,”katanya Minggu, 30/05/2021 Ditemui di sela-sela acara di kantor BNN Cianjur.

Ia menyebutkan, ditengah pendemi Covid 19 kasus peredaran narkoba masih tinggi yang disebabkan beberapa faktor penyebab

“Saat pandemi sekarang malah kasusnya makin tinggi. Mungkin di situasi sekarang banyak yang stres, tidak mampu berfikir sehingga memilih pekerjakan yang instan dengan menjadi pengedar narkoba,” ucapnya.

Benny menjelaskan, rata-rata jaringan pengedar narkoba merekrut orang untuk menjadi kurir dari kalangan masyarakat desa dan kaum milenial.

“Yang direkrut kebanyakan masyarakat desa, anak-anak milenial yang masih produktif bahkan hingga ibu rumah tangga,” tuturnya.

Benny mengajak kepada semua pemerintah daerah untuk memberantas penyalahgunaan narkoba dengan cara melakukan penyuluhuan dan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat hingga tingkat desa.

“Soal narkoba ini merupakan tanggung jawab bersama. Bahkan Babinkamtibmas, Babinsa serta kepala desa berhak ikut memantau perderan narkoba di setiap wilayah,”tandasnya. (byu)