Mau Rekam e-KTP Malah Tutup Alasan Libur, Padahal Hari Kerja

Kantor Kecamatan Cianjur

RADARCIANJUR.com– Masyarakat Kabupaten Cianjur selain kesulitan membuat perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), saat ini kembali harus bersabar kembali. Pasalnya, warga di Kecamatan Cianjur yang sudah menanti ternyata tidak dilayani dikarenakan alasan libur, padahal masih dalam hari kerja.

Asriyanti (45) warga Kecamatan Cianjur mengaku terpaksa pulang kembali mengantar anaknya yang baru berusia 17 tahun, dikarenakan perekaman KTP libur.

“Iya saya tidak tahu kalau hari kerja perekaman KTP libur, katanya operatornya tidak ada, padahal saya mau bikin KTP anak saya sebagai kado ulang tahun,” ujarnya pada Kamis (3/6) pagi.

Camat Cianjur, Tom S Garnida membenarkan pelayanan perekaman KTP yang tidak dilayani hari ini, karena hanya berlaku pada Senin, Rabu dan Jumat.

“Iya benar kami tidak bisa melayani perekamanan KTP pada hari ini, karena kami hanya melayani perekaman pada Senin, Rabu dan Jumat,” ungkapnya melalui sambungan telepon.

Meski hari kerja tapi tidak bisa melayani masyatakat yang hendak melakukan perekaman KTP, Tom beralasan hal itu sesuai dengan kebijakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur.

“Kami meiburkan pelayanan administrasi kependudulan karena sesuai dengan kebijakan dari dinas (Disdukcapil, red),” terangnya.

Ia menjelaskan, permasalahannya dikarenakan operator perekaman merupakan pegawai Disdukcapil, pihak kecamatan tidak bisa berbuat apa-apa disaat tidak ada.

“Saya mohon kepada Kepala Disdukcapil untuk membuat surat perintah kepada operator admindul kecamatan agar datang tiap Hari, tidak WFH,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Cianjur, Munajat membantah telah mengeluarkan kebijakan kepada operator di kecamatan untuk libur melayani administrasi kependudukan, termasuk perekaman KTP.

“Tidak ada kebijakan libur dan juga WFH bagi operator, kecamatan harus melayani semua masyarakat sesuai dengan amanat Bupati Cianjur Herman Suherman dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat,” tegasnya. (kim)