Pemerintah Himbau Pengungsi Longsor Cibeber Perhatikan Protokol Kesehatan

Plt Kadinkes Kabupaten Cianjur. Foto : Bayu Nurmuslim /Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com- Pengungsi yang terdampak longsor di kampung Cingkeuk Desa Cibokor saat ini dievakuasi ke kampung terdekat yaitu Kampung Cibitung Muara.

Sebanyak 214 jiwa masyarakat di tempatkan di beberapa titik pengungsian seperti di Bangunan Sekolah MI Persis dan Madrasah Pesantren As Salam.

Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dr. Irvan Nur Fauzi mengatakan, pihaknya telah melakukan penanganan pengungsi paska Covid 19.

“Tentunya masyarakat pengungsi harus lebih diperhatikan dan dilakukan penanganan,”katanya kepada Radar Cianjur, Sabtu 06/05/2021.

Irvan menyampaikan, ditengah-tengah pendemi Covid 19 ada beberapa hal yang harus diperhatikan di tempat pengungsian bencana longsor.

“Ada hal khusus yang harus diperhatikan pada keadaan pendemi seperti protokol kesehatan harus tetap dijaga. Kita lihat ada sarana penunjang seperti tempat cuci tangan pakai sabun,”tuturnya.

Menurutnya, pengungsi di tempat bencana sangat sulit untuk tidak berkerumun karena berbagai faktor penyebab.

“Karena untuk tidak berkerumun sangat sulit paling tidak pengungsi diwajibkan memakai masker karena pengungsi sasaran yang rentan Covid 19,”ungkapnya.

Selain itu untuk mencegah penularan Covid 19 pemerintah akan memberikan Vaksin kepada para pengungsi.

“Akan ada Vaksinisasi dengan prioritas lansia dan pra lansia umur 50 tahun ke atas dan masyarakat rentan lainya sesuai instruksi Bupati,”jelasnya.

Senada dengan yang disampaikan, Bupati Cianjur H.Herman Suherman berharap tidak terjadi kembali Kluster penularan Covid 19 di Kecamatan Cibeber.

“Saya titip di kecamatan Cibeber jangan ada Kluster kembali, saya titip pakai masker dan sering mencuci tangan,”tuturnya.

Herman menjelaskan, akan memberlakukan peraturan agar siapapun yang masuk kawasan pengungsi agar memakai masker.

“Tidak boleh masuk kawasan ini kalau tidak memakai masker,”pungkasnya.(byu)