Diduga Korban Laka, Pemuda di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal Dalam Selokan

CEK TKP: Polisi tengah cek TKP ditemukannya jasad pria yang meninggal dunia di dalam selokan di Cikalongkulon. Foto: Istimewa

RADARCIANJUR.com – Jasad seorang pria muda yang ditemukan di pinggir jalan di kawasan Alun-alun Cikalongkulon ternyata korban dugaan kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) yang terjadi Sabtu (5/6/2021) malam.

Kapolsek Cikalongkulon, AKP Dandan Gaos, SH menuturkan, sekitar pukul 06.00 WIB, Minggu (6/6), piket Reskrim mendapati laporan dari warga bahwa ada penemuan mayat di tempat kejadian perkara (TKP).

Namun, setelah hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, ternyata jasad pria itu merupakan korban laka lantas.

“Jadi dari hasil penyelidikan di lokasi, korban berinisial RR berusia 14 tahun itu sebelum meninggal di selokan, sempat mengendarai motor bersama temannya IA. Namun karena diduga mengendarai dengan kecepatan tinggi dan oleng, akhirnya korban masuk parit, dan temannya berhasil selamat,” tutur AKP Dandan, saat dikonfirmasi, Minggu (6/6).

Lebih lanjut, ia menuturkan kronologis pun berawal saat saksi IA (pemilik motor) pergi ke daerah Alun alun Cikalongkulon bersama korban RR dengan menggunkan satu unit sepeda motor jenis Honda Beat warna merah yang kebetulan dikemudikan oleh korban.

Namun, sekira pukul 23.30 WIB, keduanya berangkat kembali ke arah Kampung Cicereme, Desa Sukagalih, Cikalongkulon dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Saat melintas di Jalan depan Kantor Puskesmas Cikalongkulon, yang kebetulan kondisi jalan agak meninggi karena telah di beton/cor, pas ujung jalan coran itu kendaraan yang dikemudikan korban oleng dan tidak tertahan. Hingga keduanya jatuh tergelincir.

“Jadi menurut keterangan, waktu itu keduanya terjatuh dengan posisi IA jatuh keatas jalan, hingga mengalami pingsan. Sementara korban diperkirakan jatuh dan tergelincir ke selokan tersebut hingga meninggal dunia di lokasi,” terangnya.

Kemudian, lanjutnya, setelah saksi (teman korban) tersadar, dan mencoba memanggil korban beberapa kali, tapi tak ada jawaban, hingga diduga tidak mengetahui sama sekali keberadaan korban di lokasi, akhirnya IA pergi meninggalkan TKP dengan mengendarai motor miliknya yang sudah rusak karena kecelakaan malam itu.

“Jadi keterangan tersebut juga dikuatkan oleh saksi Hari dan Ari Agus, yang mengira korban telah pergi meninggalkan lokasi kejadian. Padahal tergelincir ke dalam selokan,” kata Dandan.

Hingga Minggu pagi setelah cek TKP, akhirnya petugas mengevakuasi jasad korban meninggal di selokan itu ke tim medis dan menghubungi pihak keluarga.

“Jadi untuk selanjutnya perkara tersebut kini telah ditangani oleh unit Laka Lantas Polres Cianjur,” tandasnya. (dan)