Pengurus Pancaniti Dilantik, Berdiri Tanpa Campur Tangan Pihak Manapun

RESMI: Pengurus Pancaniti menjalani prosesi pelantikan di Pendopo Kabupaten Cianjur. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Organisasi pelajar Kabupaten Cianjur yang tengah menempuh pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akhirnya dilantik di Pendopo Kabupaten Cianjur. Pelantikan tersebut menjadikan organisasi yang berdiri mandiri ini bisa lebih aktif dan memperkuat keorganisasian.

Organisasi tersebut yakni Perhimpunan Pelajar dan Mahasiswa Sugih Mukti (Pancaniti) Yogyakarta yang terus berupaya mengeratkan komunikasi dan kekeluargaan antar warga Cianjur yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Ketua Pancaniti Yogyakarta, Dimas Dwi Cahyo mengatakan, embrio Pancaniti sudah ada sejak tahun 1990-an dengan nama Suryakancana dan memiliki tiga komisariat daerah di Bogor, Sukabumi, dan Cianjur.

“Yang pertama memekarkan diri itu Sukabumi dan Bogor. Kemudian di 2004 dari Cianjur memisahkan diri dari Suryakancana sehingga berdiri sendiri yaitu Pancaniti Yogyakarta,” ujarnya.

Sejak 2004, lanjutnya, Pancaniti terus berjalan hingga kini dan turut mengembangkan potensi mahasiswa dan pelajar Cianjur yang mengemban pendidikan di DIY.

“Hingga bisa dilingkup Ikatan Keluarga Pelajar & Mahasiswa (IKPM)Jawa Barat-Yogyakarta,” tuturnya.

Selain itu, Dimas menyebut, Pancaniti Yogyakarta tidak tergabung dalam organisasi manapun baik secara struktural maupun anggaran.

“Maka sumber anggaran berasal swadaya pengurus dan donatur alumni dan luar,” terangnya.

Sejumlah prestasi sudah dicapai Pancaniti Yogyakarta, seperti menggelar Kajian Kecianjuran di Universitas Gajah Mada sampai menyumbang tim penari dalam Jawa Barat Festival di Stadion Mandala Krida.

“Kami juga menyumbang kawih di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Kalau internal kita hanya silaturahmi dengan alumni, antar warga dan merekatkan komunikasi pengurus,” jelasnya.

Pancaniti, merupakan wadah segala hal untuk warga Cianjur yang tinggal di DIY. Bahkan, mahasiswa dan pelajar pun bisa menjadi warga Pancaniti tanpa registrasi.

“Langsung dirangkul, kita juga mempunyai media sosial sebagai salah satu cara menjaring warga juga langsung by phone ke sekolah, adakah siswa yang kuliah di Yogya lalu dijaring dan masukan ke grup dan jadi anggota Pancaniti,” terangnya.

Hingga kini, Pancaniti Yogyakarta memiliki kurang lebih 200 anggota mahasiswa aktif berdasarkan data 2018. Pihaknya berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur bisa berkomunikasi secara intens dengan Pancaniti.

“Harapannya Pemkab Cianjur dapat berkomunikasi intens dengan pancaniti begitupun sebaliknya karena sejak berdiri 17 tahun, Pancaniti masih merasa terlalu mendiri tanpa pengawasan dari Cianjur,” harapnya. (kim)