Bappenda Cianjur Targetkan Pendapatan Pajak 2021 Rp147 Miliar

SEKRETARIS Bappenda Kabupaten Cianjur, Gagan Rusganda.

RADARCIANJUR.com – Era digitalisasi tidak hanya membantu masyarakat dalam melakukan segala aktifitas, namun di bidang pemerintahan pun turut memanfaatkan kemajuan era zaman yang dikenal dengan industri 4.0.

Di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Cianjur khususnya Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) mulai memfokuskan pembayaran melalui digitalisasi dengan tujuan sebagai kemudahan pembayaran pajak.

Bappenda Kabupaten Cianjur, sudah mentargetkan pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun 2021 ini sebesar Rp147 miliar dan di tahun berikutnya yakni 2022 akan ditingkatkan lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Bukan hanya pembayaran, namun dalam pelaporan pajak pun, masyarakat bisa melalui langkah digitalisasi ini.

“Konsen dari Bappenda itu terkait dari sektor perpajakan daerah, lebih ke bagaimana kita mengikuti perkembangan jaman terkait dengan digitalisasi,” ujar Sekretaris Bappenda Kabupaten Cianjur, Gagan Rusganda.

Lanjut Gagan, calon wajib pajak atau peserta wajib pajak, saat menerima surat penetapan wajib pajak tidak harus datang ke Bappenda. Sudah bisa melalui aplikasi yang nantinya hanya tinggal mengakses dari rumah saja.

“Masyarakat saat akan pembayaran pajaknya tidak harus ke kantor, kita sudah membuka kerjasama dengan BJB, Mandiri, PT Pos Indonesia, Alfamart, Indomaret, Tokopedia, Buka Lapak, BUMDes, BPR Cianjur, Oppo, LinkAja, jadi pada akhirnya masyarakat wajib pajakitu tidak ketemu secara langsung di kantor, tapi melalui sistem digital,” paparnya.

Bahkan, saat ini akan dipasang alat yakni tapping box untuk pembayaran pajak di hotel, cafe, restauran, tempat parkir dan hiburan. Sehingga Bappenda Kabupaten Cianjur bisa mengetahui objek atau titik pajak yang bisa menjadi potensi pendapatan daerah. (kim)