Diduga Tak Mendengar, Seorang Wanita Paruh Baya Tewas Usai Tertabrak Kereta Api

OLAH TKP: Polisi tengah olah TKP di tempat terjadinya laka wanita paruh baya tertabrak kereta. Foto : Istimewa

RADARCIANJUR.com – Seorang wanita paruh baya ditemukan dengan kondisi sudah tak bernyawa usai tertabrak Kereta Api (KA) Siliwangi jurusan Cianjur Sukabumi.

Perempuan yang tidak diketahui identitasnya tersebut tewas dengan kondisi mengenaskan dengan bagian tubuh yang rusak dan terpental jauh, sehingga ditemukan warga di rel kereta api Kampung Babakan RT 02 RW 01, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku.

Menurut Informasi yang dihimpun Radar Cianjur perempuan tersebut ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB. Minggu (06/06/2021).

Kepala Stasiun Cianjur, Dede Sulaeman membenarkan, peristiwa tertabraknya seorang perempuan yang tewas di jalur KA Siliwangi.

“Kami sudah mendatangi lokasi kejadian, tetapi belum bisa memberikan keterangan lebih jauh. Namun, korban dipastikan seorang perempuan lansia dan tidak ditemukan identitas,” katanya melalui sambungan telepon.

Sementara itu, Kepala Desa Sukasari, Daden Supriatman menuturkan, pihaknya baru mengetahui seorang perempuan yang tewas di jalur kereta api setelah mendapatkan informasi dari ketua RT setempat.

“Korban ditemukan seorang warga yang tengah melintas di jalur kereta api. Dan menurut keterangan sejumlah warga, sebelum tertabrak perempuan tersebut tengah duduk jalur kereta. Namun korban diduga tidak mendengar adanya kereta yang melaju dari arah Cianjur menuju Sukabumi, sehingga tertabrak,” katanya.

Daden menjelaskan, saat ini identitas korban tertabrak kereta api tersebut belum dapat ditemukan.

“Bahkan warga dari beberapa kampung juga tidak ada yang mengenali sosok perempuan tersebut,” bebernya.

Kanit Reskrim Polsek Cilaku, Ipda Teten mengatakan, kondisi perempuan tersebut ditemukan dengan kondisi mengenaskan.

“Hampir seluruh bagian tubuh korban hancur terutama pada bagian kepala hancur,” kata teten.

Jenazah Perempuan tersebut kemudian dibawa oleh Pihak Desa dan Polsek Cilaku ke Rumah Sakit terdekat.

“Kami bersama pihak Desa Sukasari membawa jenazah ke RSUD Cianjur untuk dilakukan tindakan lebih lanjut menggunakan ambulans Desa,” tandasnya.(byu)