Sosialisasi Penggunaan Kantong Plastik Sasar Warga Cianjur

Tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur setelah melakukan sosialisasi kepada pembeli dan pedagang. Foto: Istimewa

RADARCIANJUR.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur telah melakukan sosialisasi agar masyarakat beralih dari kantong plastik ke kantong ramah lingkungan. Hal tersebut setelah diberlakukannya Instruksi Bupati, mengenai pengurangan penggunaan kantong belanja plastik yang dimulai Sabtu (5/6/2021).

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, Neneng Rostiantie mengatakan, pasca pelaksanaan instruksi Bupati tersebut, pihaknya mulai menyasar setiap pembeli dan pedagang di toko-toko kecil serta pasar tradisional yang ada di beberapa titik.

“Kami mulai sosialisasikan kemarin pada saat 5 Juni 2021 yang berbarengan dengan Hari Lingkungan Hidup se-dunia,” ujarnya kepada radarcianjur.com.

Ia mengatakan, tak hanya sosialisasi terkait penggunaan kantong plastik ke pembeli dan toko kecil, pusat perbelanjaan dan pasar modern pun disebarkan surat instruksi Bupati tersebut.

“Kemasyarakat yang mau dan sedang berbelanja di beberapa titik pusat kota sambil kita kasih sample kantong ramah lingkungan yang cepat terurai,” kata dia.

Lebih lanjut menurutnya, dengan adanya sosialisasi tersebut, para pedagang dan pembeli di tempat perbelanjaan bisa memahami terkait bahaya kantong plastik bagi lingkungan.

“Mudah-mudahan bisa terus berkelanjutan. Termasuk bagi warga pun dapat memahami pentingnya menerapkan penggunaan kantong yang ramah lingkungan bagi kelangsungan hidup kedepan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Bupati Cianjur Herman Suherman telah membuat surat instruksi kepada sejumlah toko swalayan, pasar modern dan tradisional terkait penerapan aturan pengurangan penggunaan kantong plastik yang dimulai sejak 5 Juni 2021 kemarin.

Kebijakan tersebut akan diterapkan di berbagai ritel dan dinas terkait yang diantaranya, Kepala Diskoperindag, Kepala UPTD Pasar se-kabupaten Cianjur, Pimpinan City mall, Toserba Yogya, Toserba Selamat, Hemat, dan Ramayana, serta pimpinan Alfa dan Indomaret di wilayah Cianjur, dan beberapa gabungan pengusaha makanan, minuman.

“Kita sudah susun regulasi dan sudah ditetapkan dalam surat instruksi Bupati Cianjur nomor 660/3608/DLH/2021, yang dimulai sejak 5 Juni 2021,” kata Neneng. (dan)