Geram Sampah Menumpuk, Ini Tulisan Spanduk di Jalan Beunying yang Bikin Mikir

Tertera spanduk bertuliskan cukup ekstrim di lokasi gundukan sampah di tepi jalan Beunying. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Geram masih banyak oknum warga membuang sampah sembarangan, warga di Jalan Beunying, yang berbatasan antara Kecamatan Pacet dan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur memasang spanduk dengan tulisan cukup ekstrim.

Tulisan tersebut di pasang di sisi Jalan dekat dengan lahan Pemprov Jabar di kawasan Desa Pakuon.

Berikut tulisan yang tertera di sisi Jalan Beunying. ‘DILARANG KERAS MEMBUANG SAMPAH DI AREA INI. Hanya Orang GILA yang Membuang Sampah di sini’.

Seorang pengendara di lokasi sekitar Rendi (32) menuturkan, bahwa tulisan tersebut dipasang kemungkinan karena terlanjur kesal banyak yang masih membuang sampah sembarangan.

Bahkan, dirinya yang hampir tiap hari melintas, gundukan sampah di lokasi masih terus ada. Seolah tak pernah bersih.

“Kesadaran masyarakat tentang kebersihan mungkin masih belum semua menyadari. Karena terlihat di tepi ruas Jalan Beunying itu kerap menjadi tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal. Jadi terus menggunuk,” ujarnya, Selasa (8/6).

Dengan tulisan tersebut, warga berharap bisa membuat oknum warga yang sering membuang di sana kapok atau berfikir ulang untuk membuang sampah di pinggir jalan itu.

“Kalau oknum yang membuang terus di situ, jelas akan mengganggu keindahan jalan. Belum lagi menyebabkan lokasi menjadi bau menyekat setiap melintas di jalur ini,” kata dia.

Senada dikatakan Wawan (60) warga di sekitar Beunying. Menurut dia, sampah di lokasi itu notabene berasal dari plastik bekas makanan, berbagai macam sayur mayur bekas atau busuk, dan jenis lainnya.

“Kalau pas masuk perbatasan Desa Cipendawa dan Pakuon ini memang sudah banyak sampah liar di pinggir jalan. Apalagi kalau turun hujan bau busuk itu sangat menyengat,” ungkapnya.

Ia mengatakan, kondisi tersebut seharusnya bisa menjadi perhatian serius dari pemerintah dan dinas terkait. Jangan sampai tumpukan sampah di lokasi ini dibiarkan terus menerus, dan menimbulkan tepi jalan itu menjadi TPS permanen bagi para oknum yang membuang sembarangan.

Oleh karenanya, menurut Wawan, hal tersebut harus secepatnya ada tindaklanjut.

Ia mengimbau jangan hanya di beberapa titik wilayah perkotaan Cianjur saja yang diperhatikan, tetap beberapa daerah pun harus menjadi perhatian dalam membersihkan sampah.

“Saya sangat kesal adanya tumpukan sampah itu. Padahal warga dan beberapa kelompok masyarakat juga memang pernah membersihkan berapa kali. Tapi sekarang numpuk lagi dan terus bau,” kata Wawan.

Ia juga berharap kepada oknum pengguna jalan dan masyarakat sekitar sebaiknya lebih peduli terhadap lingkungan untuk tidak membuang sampah sembarangan baik di pinggir jalan maupun di sungai.

“Kami yang notabene sering tinggal di sini, dikhawatirkan akan mengundang bibit penyakit dari kotoran sampah itu,” tandasnya. (dan)