Truk Besar Kok Bisa Lewat Jalanan Kota?

TERPARKIR: Salah satu truk yang mengenai dahan besar pohon terhenti di Jalan KH Abdullah Bin Nuh. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Kendaraan truk kontainer yang sempat membuat dahan besar pada satu pohon di Jalan KH Abdullah Bin Nuh roboh, ternyata melintas pada siang hari pukul 10.00 WIB. Hal tersebut membuat kemacetan panjang di tengah aktifitas masyarakat.

Padahal, angkutan truk bermuatan besar seharusnya tidak melintasi jalanan kota seperti Jalan KH Abdullah Bin Nuh, namun melintas di Jalan Veteran atau Jalan Lingkar Timur.

Kabid Angkutan Umum Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Hendra Wira mengatakan, angkutan besar seperti kontainer tidak diperbolehkan melintas di jalan kota.

“Kalau truk besar itu maksimal beratnya delapan ton kalau mau melintas, jika lebih tidak diizinkan,” ujarnya.

Namun, hanya truk bermuatan tertentu dengan kepentingan yang memang mendesak dan muatan khusus. Itu pun perlu dengan pengawalan pihak kepolisian.

“Jika ada pengawalan itu dari kepolisian bukan dari kami (Dishub, red),” singkatnya.

Lanjutnya, waktu melintas pun harus diperhatikan dan bukan pada waktu jam sibuk atau ramai arus lalulintas. Lebih tepatnya pada malam hari.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Meilawaty menjelaskan, kendaraan besar seperti kontainer yang akan memasuki jalanan kota harus melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan anggota kepolisian agar dikawal.

“Itu dilakukan agar tidak terjadi kemacetan dan lain-lain,” tuturnya.

Meilawaty menambahkan, selain itu, kendaraan besar tidak diperkenankan melintas pada hari-hari besar seperti Idul Fitri dan Tahun Baru. Bahkan, jika memang akan melintas haru ada perintah atau izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Itu pun harus ada perintah dari Menteri Perhubungan,” tutupnya. (kim)