Bukan Superman, Bukan Pula Batman

HANYA KENANGAN: Bangunan rumah Ketua Rt2, Raras Raspendi menjadi saksi bisu dampak longsor yang terjadi pada Jumat (4/6) lalu. (Foto Istimewa)

Kisah Heroik Ketua RT Menyelamatkan Masyarakat Dari Bencana Longsor Cibokor

PAHLAWAN bukan hanya ada dalam film maupun cerita dalam legenda. Ternyata, pahlawan ada di sekitar masyarakat. Bahkan bukan memiliki kekuatan super, melainkan keberanian yang tinggi untuk kepentingan umum.

Laporan: Abdul Aziz N Hakim, Cibeber

Raras Raspendi (43) hanyalah seorang ketua Rukun Tetangga (RT). Namun, di balik itu semua, ratusan nyawa bisa terselamatkan karena dengan keberaniannya menginformasikan akan terjadinya longsor di Kampung Babalam Cikeuk Rt2 Rw1 Desa Cibokor Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur, pada Jumat (4/6) sekitar pukul 2.00 WIB.

Bahkan, Bupati Cianjur, Herman Suherman sampai terkagum-kagum atas aksi heroik pria paruh baya tersebut. Bukan tak ada yang dikorbankan, rumah dan satu unit motornya direlakan demi selamatnya masyarakat.

Saat diajak berbincang, Ketua Rt2 tersebut masih shock dengan kejadian yang masih terngiang dalam benaknya. Ia lebih banyak diam saat diajak bicara oleh sejumlah awak media.

Menurut Kepala Desa Cibokor, Elian Syahudin memaparkan, memang sesudah bencana longsor, Raras sulit diajak bicara tapi lebih banyak melamun. Hal tersebut dikarenakan Raras menjadi pendiam karena selain memikirkan rumah dan motor kesayangannya tertimbun serta memiliki keinginan menggelar pernikahan anak gadisnya yang terancam batal.

“Saya dapat informasi dari saudaranya, kalau Kang Raras itu bertahun-tahun mengumpulkan uang hasil dari bertani nya untuk biaya nikah anaknya, tapi sekarang tertimbun longsoran material tanah berlumpur,” ujarnya.

Dari kesaksian masyarakat, sebelum kejadian, Raras sudah mengetahui akan adanya bencana longsor pada tebing setinggi kurang lebih 70 meter. Seakan sudah mengetahui kondisi alam, Raras meminta kepada semua masyarakat yang berada di sekitar tebing untuk pergi ke tempat aman.

Di kondisi malam yang gelap disertai rintikan hujan, masyarakat berduyun-duyun menghampiri madrasah dan masjid serta gedung sekolah yang jauh dari tebing tersebut.

Benar saja. Tak berselang lama, bencana longsor pun terjadi dan menerjang puluhan rumah yang berisikan ratusan kepala keluarga (KK).

Saat Raras kembali ke rumah dengan niatan ingin menyelamatkan harta bendanya. Semua itu sia-sia karena sudah tertimbun material longsoran

“Disaat sudah menyelamatkan warga, Raras berniat kembali ke rumah untuk menyelamatkan benda berharga, uang simpanannya dan sepeda motor, ternyata semuanya lenyap tertimbun material longsor tanah,” ungkapnya.

Elian mengaku bangga sekaligus sedih dengan keadaan Raras, bangga karena aksinya mampu menyelamatkan ratusan nyawa warga. Sedih, semua harta Raras ikut tertimbun, termasuk keinginan menggelar pernikahan anaknya.

“Semoga aksi heroik Ketua RT, Rara bisa diapresiasi semua pihak, selain bantuan rumah, harta dan seped motornya, juga mewujudkan mimpi menggelar pernikahan anaknya tetap bisa digelar,” harapnya. (kim)