Antisipasi Dini Kebencanaan, BPBD Cianjur Bentuk Destana dengan Target 360 Desa

LAWAN BENCANA: BPBD Kabupaten Cianjur lahirkan Desa Tangguh Bencana (Destana) sebagai salah satu kepanjangan tangan dalam penanganan kebencanaan di Cianjur. (Foto Istimewa)

RADARCIANJUR.com– Bencana memang bisa diantisipasi sebelum terjadi. Berbagai upaya bisa dilakukan seperti menyiapkan jalur khusus evakuasi hingga penanganan wilayah yang rawan terjadinya bencana alam. Di Kabupaten Cianjur, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur tengah memacu untuk membuat Desa Tangguh Bencana (Destana). Program tersebut dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur yang melakukan sosialisasi di Desa Padaluyu Kecamatan Cugenang.

Bahkan, mengenai kebencanaan pun turut dijelaskan dan dipaparkan dalam pembentukan tersebut. Sehingga saat terjadi kebencanaan, sudah memiliki bekal untuk mengantisipasi dan bahkan bisa diminimalisir. Di dalam Destana, anggotanya merupakan Relawan Tanggap Bencana (Retana) yang sudah lebih dahulu dibentuk.

Sekretaris BPDB Kabupaten Cianjur, M Irfan Sofyan mengatakan, Destana ini merupakan salah satu program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Cianjur untuk mengantisipasi kebencanaan di Kabupaten Cianjur. Pasalnya, Kabupaten Cianjur salah satu daerah yang rawan bencana. Sehingga diharapkan dengan terbentuknya Destana bisa menjadi penanggulangan dini kebencanaan.

“Dalam 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Cianjur, kita menargetkan 15 Destana. Nanti dalam kurun waktu tiga setengah tahun terbentuk 360 Destana di Kabupaten Cianjur,” ujarnya.

Lanjutnya, bahkan, Kades Padaluyu langsung mengeluarkan inisiatif agar setiap Retana tidak hanya di desa saja. Namun turut ada di setiap Rt maupun Rw, sehingga antisipasi bencana bisa dideteksi sedini mungkin.

“Nantinya, Kabupaten Cianjur bisa menjadi salah satu Kabupaten Tangguh Bencana (Kabtana) dalam antisipasi kebencanaa,” jelasnya. (kim)