Pasar Baru Sukanagara Belum Dapat Digunakan Karena Sejumlah Fasilitas Belum Dibangun

Pasar Baru Sukanagara

RADARCIANJUR.com- Pasar Baru tradisional yang berlokasi di Kecamatan Sukanagara belum dapat digunakan hingga saat ini

Pembangunan pusat perbelanjaan tradisional yang menghabiskan dana sekitar Rp 4.774.533.652 dinilai belum layak pakai, pasalnya masih ada beberapa faktor pendukung yang belum selesai.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperindagin) Kabupaten Cianjur, Nana Rukmana mengatakan, pasar baru Sukanagara masih belum dibangun sejumlah Fasilitas penunjang yang dibutuhkan untuk sebuah pasar tradisional di wilayah Kecamatan.

“Secara umum jumlah kios sudah tersedia sesuai kuota yang ada di situ. Tapi sampai saat ini memang belum layak pakai dari segi infrastruktur seperti emplasemen jalan, belum adanya sarana-sarana pendukung seperti pagar pengaman, belum ada penutup polingdor,” katanya, Jum’at 11/06/2021.

Namun menurutnya, pihaknya terus berupaya melakukan pengajuan untuk pembangunan sarana prasarana yang masih kurang ditengah Pendemi Covid 19 yang masih mewabah.

“Akibat masih dalam masa pandemi Covid-19, sampai saat ini belum terealisasi. Tahun 2020 ada pengajuan rekopusing kan gak bisa, sampai saat ini 2021 juga tidak ada untuk dana dari DAK,”tuturnya.

Selain itu Nana menjelaskan, pembangunan pasar tersebut untuk tahun 2022 sudah diajukan kepada Pemda Cianjur.

“Pada dasarnya sekarang juga di tahun 2022 diusahakan untuk diajukan kembali untuk melanjutkan pembangunan pasar,” ungkapnya.

Nana menuturkan, setiap tahun pihaknya telah mengajukan dana untuk pembangunan kembali pasar baru Sukanagara dengan jumlah kios untuk ditempati pedagang sebanyak 301 agar para pedagang dapat pindah dari pasar lama.

“Tiap tahun juga diajukan, tapi mudah-mudahan insya allah tahun 2022 bisa dibangun kembali. Pasar yang lama juga sebetulnya masih bisa dipakai, karena untuk lebih enak pasar harus dipindahkan,”pungkasnya. (byu)