Tanyakan Transapalasi dan BuMdes, Masa Geruduk Kantor Desa Ciharashas

Masyarakat tengah melakukan audensi. Foto : Bayu Nurmuslim/radar cianjur

RADARCIANJUR.com- Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Desa Ciharashas, Kecamatan Cilaku melakukan aksi geruduk ke kantor Desa Ciharashas pada Rabu, 16/06/2021.

Masyarakat yang tergabung melalui forum tersebut menuntut transparansi anggaran pengelolaan dana Bumdes Desa Ciherang pada periode tahun 2017-2018 kepada Pemerintah Desa Ciharashas.

Pantauan Radar Cianjur dilapangan massa yang berkerumun kemudian di fasilitasi Pemerintah Desa untuk melakukan audensi.

Ketua Forum Masyarakat Peduli Ciherang Salman Faris mengatakan, ada beberapa tuntutan dari masyarakat menyikapi permasalahan BuMdes Desa Ciharashas.

“Sebenarnya simple masyarakat itu ingin mengetahui sehingga pemdes cukup memberikan data atau laporan pertanggungjawaban kepada BPD. Ini ditanya A jawabnya B, kan gak nyambung,”katanya kepada Radar Cianjur.

Salman menjelaskan, struktur organisasi BuMdes Desa Ciharashas juga bermasalah karena dibentuk tanpa sepengetahuan masyarakat dan tanpa melalui mekanisme pemilihan dengan cara musyawarah.

” Untuk struktur organisasinya saja sudah mengarah ke indikasi pemilihan fiktif karena masyarakat tidak dilibatkan. Selain itu ada laporan pembentukan struktur BuMdes menghabiskan dana 36 juta rupiah, padahal tidak ada sama sekali yang namanya pemilihan,” ungkapnya.

Selain itu menurut sandi, tidak ada kejelasan terkait usaha BuMdes dalam yang dijalankan para anggotanya.

“Pembentukanya sekitar tahun 2017 dan jenis usahanya dibidang apa tidak jelas. Ketika kami tanyakan hanya diam saja,” tuturnya.

Sandi berharap, BuMdes Ciharashas sesuai dengan aturan undang-undang Desa No 4 Tahun 2015.

“Namanya Usaha, untung dan rugi kan bisa dibicarakan di musdes dan hasil audensi ini tidak menemui titik temu. Nanti kami akan laporkan kepada Tipikor,”jelasnya.

Terpisah, Kepala Desa Ciharashas Jakaria mengatakan, tidak memahami adanya permasalah BuMdes Karena dalam pembentukannya sudah dicantumkan masyarakat yang menghadiri dan untuk pembentukan jelas dana anggarannya.

“Kami sebenarnya tidak memahami ada seperti ini, untuk pembentukan struktur BuMdes jelas ada berita acara dan dana yang digunakan kurang lebih 14 juta rupiah ada catatannya,” ungkap Kades.

Menurutnya, tuduhan yang dilayangkan kepada pihaknya harus dengan bukti yang mendasar.

“Yah harus mendasar, tapi kami memahami masyarakat seperti itu karena ingin memajukan Desa Ciharashas,”tandasnya. (byu)