Stok Oksigen Cianjur Masih Aman Meskipun Angka Covid-19 Naik

Ilustrasi tabung oksigen

RADARCIANJUR.com- Ketersediaan oksigen di beberapa daerah kesulitan dan bahkan bukan hanya di penjualan, namun di rumah sakit pun cukup sulit. Berbeda dengan kondisi di Kabupaten Cianjur, saat ini ketersediaan oksigen di Kabupaten Cianjur cukup aman.

Namun, permintaan oksigen di pasaran cukup meningkat terlebih masyarakat yang melakukan isolasi mandiri dan mengalami kekurangan oksigen di bawah saturasi oksigen 90 persen.

Jubir Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengungkapkan, pasokan oksigen di rumah sakit hingga saat ini masih tercukupi dan terjamin ketersediaannya.

“Alhamdulillah hingga saat ini tersedia, karena rumah sakit hampir semuanya sudah bekerjasama dengan vendor oksigen langsung,” ujarnya.

Lanjutnya, hal tersebut terlihat setiap jangka waktu dua minggu sekali oksigen tercukupi. Sementara peningkatan terjadi karena masyarakat yang melakukan isolasi mandiri rata-rata saturasi oksigennya di bawah 90 persen.

“Mungkin kebutuhan meningkat untuk isolasi mandiri, karena mereka yang isoman mengukur saturasi oksigen menggunakan oksi meter. Sehingga berinisiatif membeli oksigen,” ungkapnya.

Karakter masyarakat yang membutuhkan oksigen yakni ketika masyarakat mengalami penurunan saturasi oksigen di bawah 98-100 persen dibutuhkan oksigen. Namun jika masih di angka tersebut, masih terbilang aman.

Yusman menambahkan, gejala kekurangan oksigen dapat terlihat dari batuk yang terus menerus serta setiap harinya bertambah berat dan saat menarik nafas panjang agak tersendat.

“Untuk mengenai jumlah pembelian oksigen, kita tidak menilai sampai kesitu, kalau dilihatnya karena banyaknya masyarakat yang isolasi mandiri,” paparnya. (kim)