77 Pasar Desa di Cianjur Masih Minim Sarana dan Prasarana Penunjang

Kasi Lembaga Bina Ekonomi Dendi Rinaldi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur. Foto : Bayu Nurmuslim / Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com- Kabupaten Cianjur adalah salah satu dari Kabupaten Kota di Provinsi Jawa Barat yang banyak memiliki Pasar tradisional hampir di setiap Kecamatan.

Tak hanya pasar tradisional yang dimiliki Pemerintah Daerah (Pemda) tercatat Cianjur juga memiliki banyak pasar Desa yang tersebar disetiap Kecamatan.

Pasar Desa saat ini menjadi tren dikalangan elit desa untuk membantu masyarakat yang akan berbelanja setiap kebutuhan pokok agar tidak mengandalkan pasar pemkab yang letaknya jauh dari tempat tinggalnya.

Selain itu saat ini pasar Desa telah banyak di adopsi Desa-desa menjadi sumber Anggaran pendapatan Desa untuk pemasukan kas nya.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur Melalui Kasi Lembaga Bina Ekonomi Dendi Rinaldi mencatat saat ini Kabupaten Cianjur memiliki 77 pasar Desa.

“Kabupaten Cianjur saat ini memiliki pasar desa tersebar mulai dari wilayah utara hingga selatan. Dan yang terbanyak di wilayah Cianjur bagian selatan,” katanya kepada Radar Cianjur, Senin 28/06/2021.

Menurutnya, ada aturan dalam mendirikan Pasar Desa sebagaimana peraturan permendagri tahun 42 tahun 2007.

” Jadi pasar Desa adalah pasar yang dimiliki pemerintah Desa ataupun bekerjasama sama dengan Masyarakat dengan berdiri di tanah desa ataupun di tanah masyarakat yang di hibahkan atau di serahkan ke pemerintah Desa,”ungkapnya.

Dendi menjelaskan, saat ini banyak Pasar Desa yang masuk menjadi Badan Usaha Milik Desa.

“Banyak Desa yang menjadikan Pasar Desa sebagai BuMdesnya, untuk mendorong anggaran pendapatan Desa,” ungkapnya.

Saat ini menurut Dendi, pasar Desa belum sepenuhnya memiliki fasilitas seperti Pasar yang dimiliki Pemerintah Daerah.

” Masih banyak pasar Desa yang sarana dan prasarananya belum baik dan itu menjadi PR kami selaku Dinas terkait agar kedepannya Pasar Desa mampu bersaing dengan pasar Pemda,”pungkasnya (byu)