Dinas Tak Terapkan Prokes Bakal Kena Sanksi

Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal

RADARCIANJUR.com- Gempuran Covid-19 kini dirasakan Kabupaten Cianjur. Tak sedikit rumah sakit hampir terisi penuh. Saat ini, Cianjur dalam kondisi zona oranye dan masyarakat diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Beberapa dinas dan instansi melakukan pembatasan aktifitas guna memutus penyebaran Covid-19 seperti memberlakukan WFH.

Namun, tak sedikit ditemukan adanya pelanggaran tidak menerapkan prokes di dinas seperti tidak menggunakan masker. Hal tersebut ditemui di salah satu dinas bidang pelayanan terhadap masyarakat.

Jubir Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, dinas wajib memberlakukan prokes seperti menggunakan masker.

Dikhawatirkan penyebaran terjadi di saat lengah dan itu sangat beresiko terhadap penyebaran di instansi pemerintahan.

“ASN terpapar biasanya dari setelah pelayanan saat titik lengah. Entah itu ketika makan atau mengobrol tanpa menggunakan masker,” ujarnya.

Bukan tanpa sanksi. Bagi yang kedapatan akan menerima ganjaran berupa teguran hingga sanksi administrasi yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Jika ada dinas yang tidak menerapkan prokes akan mendapatkan teguran dan kedua sanksi administratif,” ungkapnya.

“Yang melakukan pengawasan dari tim satgas yang dipimpin oleh Satpol PP Cianjur,” sambungnya.

Diharapkan, dengan penerapan prokes bisa meminimalisir penyebaran di kalangan aparatur sipil negara (ASN). (kim)