Waduh, Karyawan Provider di Cianjur Terkonfirmasi Covid-19 Tapi Masih Tetap Bekerja?

Ilustrasi Covid-19

RADARCIANJUR.com- Karyawan salah satu provider di Kabupaten Cianjur dikabarkan positif Covid-19. Dari informasi narasumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, karyawan terkonfirmasi tersebut masih diharuskan bekerja.

Bahkan, untuk melakukan tes Covid-19 pun karyawan harus mengeluarkan biaya sendiri hingga untuk pemenuhan kebutuhan asupan vitamin.

“Iya kang, harus tetap kerja dan bahkan mengeluarkan biaya sendiri untuk tes sampai untuk vitamin juga beli sendiri,” ungkapnya.

Reaksi karyawan lainnya pun mulai khawatir takut terpapar Covid-19 dan memilih tetap menjaga jarak serta mengantisipasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Ada beberapa karyawan juga yang jadi seperti merasa bergejala, jadi takut,” jelasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal menyesalkan informasi tersebut. Bahkan, hal tersebut melanggar Undang-Undang Karantina.

“Itu bisa melanggar Undang-Undang Karantina, akan kita tindak,” tegasnya.

Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan puskesmas setempat untuk menindaklanjuti informasi tersebut. Sehingga bisa mengantisipasi penyebaran.

Di sisi lain, Bupati Cianjur, Herman Suherman menyesalkan adanya perusahaan yang masih membiarkan karyawannya bekerja.

“Enggak boleh itu, akan ditindak tegas. Bahaya itu,” singkatnya.

Kepala Cabang salah satu provider, Hendi menepis informasi tersebut, bahkan karyawan yang terkonfirmasi sudah melakukan isolasi mandiri.

“Setelah keluar hasilnya, kita anjurkan untuk isolasi mandiri. Semua karyawan juga kita tes,” tutupnya. (kim)