PPKM Mikro Darurat, Cianjur Siap?

Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal

RADARCIANJUR.com – Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro darurat akan segera diberlakukan di enam provinsi dan 44 kabupaten kota yang ada di Indonesia. Salah satunya yakni Jawa Barat dengan 10 kabupaten seperti Kabupaten Cianjur.

Menyambut hal tersebut, Kabupaten Cianjur menyatakan siap untuk memberlakukan PPKM Mikro darurat. Secara resmi, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur belum menerima surat baik teknis maupun pelaksanaannya dalam membatasi kegiatan esensial dan non esensial.

Bahkan, secara pasti pemberlakukan untuk usaha dan tempat lainnya belum mendapatkan naskah utuh atau surat rumusan yang sudah beredar di media sosial ataupun media massa.

“Prinsipnya, Cianjur siap jika diharuskan melakukan PPKM Mikro darurat. Tapi kami belum menerima naskah utuhnya, apakah sama atau tidak. JIka sudah menerima, kita akan tindaklanjuti dengan peraturan bupati untuk penguatan di daerah,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal.

Lanjutnya, secara jelas, PPKM Mikro darurat diberlakukan di sekitar 1.500 Rt di Kabupaten Cianjur yang diawasi oleh Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Desa dengan melakukan penyekatan.

Pembatasan atau penyekatan pun kembali dilakukan di perbatasan Kabupaten Cianjur dengan kota maupun kabupaten lainnya. Saat ini, strategi masih dalam perancangan Pemkab Cianjur agar tidak sampai terulang kembali bocornya penjagaan.

“Nanti setiap tindakan maupun aktifitas wajib melaporkan ke Satgas Desa, bahkan ada penyekatan juga di perbatasan Kabupaten Cianjur dan untuk menghindari bocornya penjagaan ini masih menjadi rumusan bersama dengan Forkopimda,” paparnya.

Yusman menambahkan, masyarakat pun masih tetap boleh melakukan aktifitas di luar rumah namun tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sementara mengadakan kegiatan yang tidak diperlukan diimbau untuk tidak dilakukan terlebih dahulu. (kim)