Anggota Polsek Sukaresmi Wakili Cianjur Sabet Penghargaan Polda Jabar

Aipda Citro Anggota Polsek Sukaresmi, sekaligus Babinkamtibmas Desa Cikancana. (Foto: Istimewa)

RADARCIANJUR.com – Sepenggal kisah anggota Polsek Sukaresmi yang sekaligus seorang Babinkamtibmas di Desa Cikancana Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Cianjur.

Dialah Aipda Citro Hasuduan Manalu. Namanya menjadi perbincangan hangat di internal Polres Cianjur, karena menjadi salah seorang Bintara Polres Cianjur yang diajukan ke Polda Jabar untuk mendapat penghargaan.

Tak segampang itu Citro diajukan sang pimpinan untuk meraih hal terbaik dalam karir kepolisiannya. Usut punya usut, ternyata polisi asal Medan ini sudah membantu membangun delapan rumah warga miskin dan merehab dua madrasah serta empat Mushola.

Apa yang telah dilakukan Citro, tentunya tak lepas dari do’a serta dukungan keluarga, terutama sang istri tercinta juga para sahabatnya. Sehingga ia bisa mewakili Cianjur untuk menyabet penghargaan dari Polda Jabar selain Kasatnarkoba AKP Ali Jupri.

Karakter sang pengabdi negara ini memang tak banyak bicara, hingga pimpinannya pun harus mengorek keterangan langsung dari dirinya serta melakukan survei ke lapangan mengenai apa yang telah Citro lakukan di Desa Cikancana.

Pria yang menikahi istri seorang putri ustadz ini, mengatakan awal dari ia terbiasa membangun rumah pada 2017 silam.

Kala itu, saat sebuah rumah yang ditempati seorang nenek tua di Desa dirinya membina masyarakat, terbakar habis.

“Melihat peristiwa seperti itu lantas saya mendatangi tempat kejadian karena prihatin atas penderitaan yang dialami sang nenek,” ujar Citro kepada wartawan saat ditemui di Polsek Sukaresmi, Kamis (1/7/2021).

Citro sempat bingung, karena ia tak punya biaya untuk membantu membangunkan kembali rumah sang nenek tua itu. Namun dengan hati serta keinginannya yang kuat, tekad mulia itu perlahan menjadi kenyataan.

Ia mengungkapkan, saat itu dirinya hanya memegang uang Rp 800 ribu. Namun dengan tekadnya, ia mengajak warga untuk mengambil batu dari sungai tak jauh dari rumah nenek yang rumahnya terbakar.

“Setelah saya ke sana kemari, Alhamdulillah ternyata banyak yang mendukung. Kami bergotong royong bersama. Ada yang menyumbang kayu, bilik bambu, dan sumbangan lainnya,” tuturnya.

“Bahkan dengan uang segitu, dinding tembok hanya sampai satu meter. Rumah pun belum rampung semua,” sambungnya.

Jalan keluar pun datang di tengah kebingungan Citro kala itu. Beberapa warga yang memiliki bilik bambu menyumbangkan biliknya untuk pembangunan rumah sang nenek tersebut.

“Proses yang pertama itu begitu banyak kendala dan kesulitan, tapi Alhamdulillah akhirnya meski temboknya hanya satu meter, pembangunan selanjutnya dengan bilik dan kayu,” kata Citro.

Ia mengaku, untuk pembangunan rumah kedua dan seterusnya tak begitu kesulitan, karena sudah ada pengalaman saat membangun rumah yang pertama.

“Lalu saya mencoba rehabilitasi madrasah dan musala,” lanjutnya.

Bahkan, Kamis kemarin siang, dirinya baru saja membawa bambu yang diperuntukkan untuk membangun rumah lainnya di Desa Cikancana. Hanya saja, karena Cikancana sedang zona kuning, maka kini ia sedikit mengurangi aktivitas di desa tersebut.

Kegiatan Citro perlahan terendus Kapolsek AKP Irwan Alexander yang baru menjabat tujuh bulan di Polsek Sukaresmi.

Irwan terlebih dahulu mengumpulkan informasi sebelum akhirnya ia terjun ke lapangan untuk melakukan survei.

“Saya berdecak kagum, para Bhabinkamtibmas sudah melayani masyarakat dengan membuat inovasi, anggota kami bisa peduli terhadap masyarakat kecil,” kata Irwan.

Ia pun sempat bertanya ke staf desa dan masyarakat, alhasil Kapolsek pun langsung memberikan reward.

“Setelah saya ajukan ke Polres, Aipda Citro yang diajukan ke Polda Jabar untuk mendapatkan penghargaan,” katanya.

Irwan mengatakan, Citro jarang banyak bicara, hingga ia pun baru mengetahui beberapa bulan setelah menjabat.

“Bersyukur, Citro bisa membantu rumah yang sudah tak layak huni dan rumah bekas terbakar. Awalnya dari gaji atas izin istri Citro, namun kebanyakan ia menjadi penggerak untuk gotong royong di sana” tukasnya. (dan)