Kebutuhan Oksigen di Cianjur Meningkat 100 Persen

Ilustrasi tabung oksigen

RADARCIANJUR.com- Bukan hanya keterisian rumah sakit saja yang meningkat. Kebutuhan oksigen untuk pasien Covid-19 pun turut diperlukan. Bahkan, dalam kurun waktu satu bulan, kebutuhan oksigen meningkat hingga 100 persen.

Kenaikan kebutuhan tersebut karena adanya kenaikan angka kasus Covid-19 di Kabupaten Cianjur. Hal tersebut diungkapkan Jubir Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal.

“Akibat lonjakan kasus tersebut (Covid-19, red), pasien yang terpapar Covid-19 dan dirawat di Ruangan HCU, ICU dan IGD hampir semuanya menggunakan alat bantu oksigen. Sehingga kebutuhan oksigen meningkat sebesar 100 persen,” ujarnya.

Namun kenaikan tersebut tidak hanya di satu rumah sakit saja. Kejadian tersebut hampir merata di RSUD Sayang Cianjur, RSUD Pagelaran, RSUD Cimacan dan RSDH.

“Meskipun kebutuhan oksigen disejumlah rumah sakit meningkat, namun dipastikan untuk stok oksigennya sendiri hingga saat ini terjamin, karena kita sudah menjalin kerja sama dengan sejumalah pendor,” ungkapnya.

Lanjut Yusman, peningkatan kebutuhan oksigen, tidak hanya terjadi disejumlah rumah sakit. Namun pasien yang terpapar Covid-19 dan tengah menjalani isolasi mandiri pun meningkat.

“Karena tidak dianggarkan secara khusus, sehingga pasien yang menjalani isolasi mandiri itu membelinya secara mandiri, kesejumlah kesejumlah apotek, atau ketempat penyedia alat – alat kesehatan,” paparnya.

Lebih jelas, pasien yang harus menggunakan oksigen, kadar saturasi oksigen didalam tubuhnya berada di bawah 90, dan bagi pasien yang saturasinya dibawah 80 harus segera dirujuk ke rumah sakit. (kim)