Pasar dan Tempat Makan di Cianjur Mulai Dibatasi Selama PPKM Mikro Darurat

Diskoperindagin Kabupaten Cianjur menyebarkan surat kepada pedagang hingga tempat makan mengenai aturan PPKM mikro darurat. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro darurat tidak hanya dilakukan dengan membatasi aktifitas di jalan seperti melakukan penutupan jalan hingga membatasi mobilitas di tempat ramai seperti mall di Kabupaten Cianjur.

Dinas Koperasi, Perdagangan, UMKM dan Industri (Diskoperindagin) Kabupaten Cianjur telah melayangkan surat kepada setiap pemilik usaha maupun warung yang ada di Kabupaten Cianjur.

Surat pemberitahuan dengan Nomor 517/3276/Diskoperindagin/2021 dijelaskan, untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebuuhan dibatasi jam operasional hingga pukul 20.00 WIB dan batasan pengunjung hanya 50 persen.

Selain tempat perbelanjaan, tempat makan pun turut diberikan surat pemberitahuan agar hanya menerima konsumen yang membeli untuk dibawa pulang dan tidak makan di tempat.

Kepala Diskoperindagin Kabupaten Cianjur, Tohari Sastra mengatakan, para pengunjung dan pedagang tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Kita mengimbau kepada pengunjung dan pedagang tetap menerapkan prokes serta dilaksanakan,” ujarnya.

Lanjutnya, mengenai stok komoditi, pihaknya tetap melakukan pemantauan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi. Bahkan setiap kepala pasar rutin memberikan laporan.

“Itu setiap hari kita pantau, karena kepala pasar juga laporan dari mulai harga hingga ketersediaan di pasar,” jelasnya. (kim)