Pengunjung Pasar Cipanas Alami Penurunan Hingga 50 Persen

Pasar Cipanas

RADARCIANJUR.com – Imbas adanya penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat terjadi ke hampir semua sektor. Termasuk fasilitas umum yang hingga tiga hari ini mengalami penurunan pengunjung, salah satunya di pasar rakyat Cipanas, Cianjur.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Senin (5/7/2021) siang, para pengunjung atau konsumen yang datang, tak seperti biasanya. Lokasi parkir di basemen pasar Cipanas tampak begitu sedikit kendaraan.

Hal tersebut dibenarkan salah seorang juru parkir Pasar Cipanas, bernama Heri. Ia mengungkapkan, bahwa sejak adanya pemberlakuan upaya pemerintah itu, pengunjung yang biasanya menggunakan kendaraan baik roda dua maupun empat, kini anjlok sekitar 50 persen.

“Iya kang memang jelas terasa. Karena kendaraan yang biasa parkir di sini cukup padat bahkan hampir tak tertampung, tiga hari ini sangat anjlok. Paling hanya setengahnya. Itupun gabung dengan kendaraan para pedagang,” tuturnya.

Turunnya jumlah kendaraan yang parkir, jelas menjadi salah satu acuan anjloknya pengunjung atau konsumen yang akan berbelanja ke pasar rakyat Cipanas ini.

“Kan jelas ya, ketika saya menjadi juru parkir di sini sangat tahu. Bagaimana peningkatan dan penurunan pengunjung pasar setiap harinya,” ujar dia.

Salah seorang pedagang pakaian di Pasar Cipanas, Enung (38) mengaku, adanya penerapan PPKM ini justru dirinya akan berencana menutup sementara kios dagangannya hingga beberapa hari kedepan. Sebab, menurutnya, ketika tetap dibuka, maka akan sangat percuma karena tidak adanya pembeli yang datang.

“Rencana saya justru besok itu akan tutup sementara. Karena pembelinya juga gak ada, apa yang harus diharapkan. Kan untuk makan sehari-hari mah harus terus ada,” kata dia.

Ia berharap, penerapan kebijakan pemerintah seperti ini tentu harus diimbangi dengan solusi kepada masyarakat terutama yang mengharap dari berjualan.

“Kalau kami para pedagang minimal ada solusi dari dampak seperti ini. Jangan sampai hanya ada penerapan, tapi tak diimbangi ketika usaha kita ini sulit,” ungkapnya. (dan)