Tiga Hari PPKM Mikro Darurat, Jubir Satgas Covid-19: Kasus Masih Naik

DIJAGA: Petugas gabungan bersiaga di pertigaan Tugu Tauco Cianjur. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Tiga hari sudah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro darurat dilaksanakan di Kabupaten Cianjur. Namun, selama berjalan hingga hari ini, perkembangan mengenai turunnya kasus belum bisa dijadikan patokan. Pasalnya, masa inkubasi virus Corona cukup panjang kurang lebih dua minggu.

Meskipun diadakan evaluasi, hal tersebut baru bisa dilakukan setelah satu periode yang direncakan akan dilakukan pada hari Kamis (9/7).

Jubir Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal menjelaskan, evaluasi baru dilakukan pada hari kamis setelah kurang lebih satu periode PPKM.

“Kasus saat ini dikarenakan sebelum PPKM, sampai saat ini sudah menerapkan penyekatan di ring satu, dua dan tiga,” ujarnya.

Lanjutnya, di bagian hilir sudah menambah ketersediaan tempat tidur di rumah sakit. Namun tetap kasus masih banyak dan belum terlihat penurunan.

“Belum saatnya evaluasi, karena penurunan kasus belum terlihat,” terangnya.

Selama PPKM mikro darurat, yang lebih condong pada saat evaluasi yakni penerapan protokol kesehatan (prokes) dan mobilitas masyarakat. Sehingga kasus Covid-19 tidak menjadi patokan.

“Mungkin bisa prokes lebih dahulu terlihat pada evaluasi dan mobilitas masyarakat. Untuk kasus tidak bisa menjadi patokan,” jelasnya.

Hingga saat ini, penyekatan masih dilakukan di beberapa titik. Bukan hanya itu, operasi yustisi mengenai prokes pun terus gencar diadakan petugas gabungan di titik-titik keramaian seperti di Jalan Siliwangi dan depan Pasa Muka.

PPKM mikro darurat menjadi peringatan kepada masyarakat di Kabupaten Cianjur bahwa kondisi saat ini memang semua kalangan melakukan perang terhadap Covid-19. Sehingga peran serta masyarakat dalam penerapan prokes sangat membantu pemerintah. (kim)