80 Nakes Terpapar Covid-19, Pelayanan RSUD Cianjur Dialihkan

RADARCIANJUR.com- Dalam kondisi pandemi Covid-19 di Kabupaten Cianjur saat ini sejumlah rumah sakit hampir terisi penuh. Di RSUD Sayang Cianjur, keterisian sudah mencapai 80 persen. Jumlah kasur yang tersedia yakni 218 dari sebelumnya 160 kasur.

Namun, data tersebut berbeda dari data pikobar yang menyatakan keterisian di RSUD Sayang Cianjur sudah penuh. Data terbaru tersebut baru saja diperbaharui sekitar pukul 14.00 WIB.

Wak Direktur Bagian Pelayanan RSUD Sayang Cianjur, dr Eva Fatimah mengatakan, saat ini keterisian sudah agak turun dan berada di posisi 80 persen.

“Masih di atas 80 persen, tapi sudah agak turun,” ujarnya singkat.

Mengenai pelayanan ditutup sementara, dirinya membantah hal tersebut. Pelayanan dialihkan sementara karena SDM di poli RSUD Sayang ke IGD dan isolasi Covid-19.

“Tidak di tutup. Karena pengalihan sementara SDM ke IGD dan isolasi covid yang lagi membludak,” paparnya.

Sementara itu Jubir Satgas Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengungkapkan, penutupan sementara tersebut dikarenakan dalam waktu dua pekan terakhir terdapat 80 tenaga kesehatan (nakes) terpapar Covid-19.

“Itu karena di ruang isolasi pada dua pekan terakhir 80 nakes terpapar, sehingga dialihkan nakes yang di poli untuk membantu di IGD dan isolasi,” terangnya.

Nakes tersebut pun sudah melakukan isolasi di BPPK Ciloto dan sebagian besar sudah kembali beraktifitas seperti biasa.

“Beberapa tengah dalam pemulihan sementara,” tutupnya. (kim)