Lapas Cianjur Tiadakan Kegiatan Selama PPKM Darurat

SEPI: Selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, Lapas Kelas II B Cianjur kosongkan segala kegiatan. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mengeluarkan surat edaran dengan Nomor: PAS-14.HH.01.04 Tahun 2021 tentang penanganan Covid-19 pada unit pelaksana teknis pemasyarakatan dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di wilayah Jawa-Bali.

Dikeluarkannya surat tersebut bertujuan untuk menekan angka peningkatan kasus Covid-19 di lingkungan pemasyarakatan. Selain itu, setiap kepala Rutan, Lapas dan LPKA yang berada di Jawa-Bali untuk melakukan koordinasi dengan kepolisian, kejaksaan dan pengadilan terkait penundaan sementara pengiriman tahanan dan hanya melakukan penerimaan terhadap terpidana yang sudah diputus oleh pengadilan serta memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht).

Menanggapi surat edaran tersebut, Kalapas Kelas II B Cianjur, Heri Aris Susila mengatakan, pihaknya pun turut menunda segala bentuk kegiatan di lingkungan Lapas Cianjur.

“Sehubungan dengan surat edaran tersebut, kita tentunya meniadakan terlebih dahulu segala bentuk kegiatan terhitung tanggal 3-20 Juli 2021,” ujarnya.

Bahkan, setiap tahanan yang akan masuk lapas pun jika belum inkracht, tidak dapat diterima terlebih dahulu. Namun jika memungkinkan, harus melalui proses rapid antigen atau tes swab.

“Kalau sudah inkracht kita akan terima, tapi tetap harus melalui tes rapid antigen maupun swab tes,” terangnya.

Bahkan, pihaknya pun memberikan imbauan kepada seluruh petugas untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan tetap menggunakan masker.

Selain itu, saat ini pun terpantau pelayanan kunjungan tidak banyak seperti hari biasanya. Hanya beberapa saja masyarakat yang melakukan kunjungan untuk memberikan barang bawaan kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP). (kim/cep)