Lapas Cianjur Gelar Operasi di Kamar WBP

GELEDAH: Petugas Lapas Cianjur melakukan pemeriksaan ke setiap kamar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang diduga terdapat barang terlarang. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Cianjur melakukan razia ke sejumlah kamar warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kegiatan razia tersebut bukan hanya dalam momen tertentu saja, tapi sudah jadi agenda dengan rentan waktu dua hari sekali.

Namun pelaksanaannya tidak ditentukan, sehingga secara acak. Dari hasil razia tersebut, turut didapati barang terlarang seperti ponsel, senjata tajam buatan hingga pengisi daya ponsel.

Dari jumlah barang yang ditemukan di empat kamar WBP, jumlah barang tidak sebanyak sebelumnya. Ponsel hanya didapati empat unit.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kelas II B Cianjur, Resnu Parada Andhika mengatakan, razia tersebut tidak hanya dilakukan pada momentum tertentu dan hal tersebut pun dilakukan untuk mengantisipasi adanya pengunaan barang terlarang di dalam lapas.

“Biasanya kan dalam momen tertentu, tapi sekarang tidak, kita lakukan razia sebagai agenda agar di dalam lapas diupayakan tidak adanya barang terlarang seperti ponsel,” ujarnya.

Dilihat dari hasilnya, dirinya cukup puas. Pasalnya, barang terlarang yang ditemukan tidak sebanyak sebelumnya.

“Saat ini sedikit kita dapati barang terlarang di dalam kamar WBP. Kita berharap tentunya steril,” tuturnya.

Sementara itu, Kalapas Kelas II B Cianjur, Heri Aris Susila menambahkan, di dalam lapas tentunya harus steril dari barang-barang terlarang seperti ponsel sehingga langkah operasi atau razia tersebut bisa menjadi salah satu upaya memberantas barang terlarang di dalam lapas.

“Tentu harus zero dari barang-barang terlarang, karena harus steril. Ini termasuk upaya kita dalam menjaga lapas dari adanya barang terlarang di dalam kamar WBP,” jelasnya.

Pihaknya pun langsung menghancurkan barang temuan hasil razia tersebut agar tidak disalahgunakan. Selain itu, Heri pun mengimbau kepada seluruh petugas agar tetap siaga dan jangan lengah dalam setiap keadaan.

“Saya tegaskan kepada seluruh petugas jangan lengah dan selalu siap sedia dalam kondisi apapun,” tegasnya. (kim)